Alun-alun Kota Pasuruan Kumuh Karena PKL, Ini Rencana Penataannya
Kondisi Alun-Alun Kota Pasuruan di malam hari yang dipenuhi PKL. Saat ini pemkot setempat akan melakukan penataan PKL-Lailiyah Rahmawati -
PASURUAN, HARIAN DISWAY - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Kota PASURUAN akan segera dilakukan penataan ulang oleh Pemerintah Kota PASURUAN. Sejak lama masalah penataan PKL di Alun-alun Kota PASURUAN tidak menemukan solusi. Padahal, jumlah PKL yang berdagang terus bertambah dan dianggap mengganggu keindahan alun-alun. Pemkot PASURUAN saat ini mempertimbangkan untuk memasukkan para PKL ke dalam area di belakang Mal Pelayanan Publik (MPP).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan Dyah Ermitasari mengungkapkan, pihaknya menerima banyak kritik dan keluhan soal keberadaan PKL di Alun-alun yang jumlahnya terus bertambah. Keluhan dan kritik berasal dari banyak pihak sehingga pihaknya kemudian menyampaikan hal itu kepada kepala daerah dan jajaran atas.
"Masukan dan kritik atas banyaknya PKL di Alun-alun sudah kami sampaikan untuk bersama-sama dicarikan solusinya. Kemungkinan besar para PKL akan ditata ulang di eks Pasar Poncol supaya lebih rapi," terang Mita sapaan akrabnya.
Kemudian, nantinya para PKL tidak boleh sama sekali berjualan di Alun-alun untuk menjaga kebersihan kota. Kesan kumuh akan dihilangkan dengan penataan ulang PKL. Saat ini Pemkot Pasuruan sudah melakukan pendataan ulang untuk mencocokkan data jumlah pedagang yang berjualan di sekitar alun-alun.
BACA JUGA:Polemik Pemangkasan Reward Atlet Porprov Kota Pasuruan Memanas, DPRD Kritik Sikap Wali Kota
BACA JUGA:Buntut Pemangkasan Reward Porprov di Kota Pasuruan, Unjuk Rasa Hingga Atlet Dipinang Daerah Lain
Mita menjelaskan, nantinya Badan Perencanaan Inovasi Daerah (Brida) Kota Pasuruan akan melakukan kajian untuk memperluas kawasan tematik religi di sekitar alun-alun. Rencana ini sebenarnya sudah pernah akan dilakukan di era Wali Kota Setiyono kala itu. Yang mana, akan dibangun jalan tembusan dari eks Pasar Poncol menuju makam KH Abdul Hamid.
"Nanti akan ada pembebasan lahan untuk menambah akses peziarah. Ini sebenarnya sudah merupakan rencana di saat Wali Kota Bapak Setiyono," jelasnya.
Saat ini pendataan PKL masih berlangsung. Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat mengatakan, pihaknya membantu perangkat dinas lainnya untuk melakukan pendataan PKL di Alun-alun.
"Kami bersama Disperindag masih melakukan pendataan pedagang di sekitar alun-alun," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: