Siagakan 5.524, PLN Personel Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri di Jatim

Siagakan 5.524, PLN Personel Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri di Jatim

Petugas PLN memastikan keandalan listrik di Masjid Al Akbar -Doumentasi PLN UID Jatim-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Sebanyak 5.524 personel diterjunkan untuk mengamankan sistem kelistrikan di Jawa Timur. Dengan begitu, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang hingga perayaan Lebaran.

Masa siaga kelistrikan tersebut berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, PLN menempatkan personel di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menjelaskan ribuan petugas disiagakan di ratusan posko guna memastikan respon cepat apabila terjadi gangguan listrik.

BACA JUGA:Hoaks Token Listrik Gratis PLN Ramadan 2026, Cara Cek Link Resmi dan Hindari Phishing


Sebanyak 297 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersedia di 158 lokasi-Doumentasi PLN UID Jatim-

“Sebanyak 5.524 personel kami siagakan dan tersebar di 562 posko siaga di seluruh Jawa Timur. Selain itu, kami menyiapkan berbagai peralatan pendukung untuk memastikan respon cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan,” ujar Ahmad.

Peralatan pendukung yang disiapkan antara lain 92 genset, 62 unit UPS mobile, 234 gardu bergerak, 15 truk crane, 399 mobil operasional, serta 457 sepeda motor operasional. Seluruh fasilitas tersebut untuk mendukung mobilitas petugas sekaligus mempercepat penanganan gangguan jaringan apabila terjadi di lapangan.

Selain menyiagakan personel dan peralatan, PLN memberi perhatian khusus pada lokasi-lokasi prioritas selama Ramadan dan Idul Fitri. Tercatat ada 562 objek vital yang mendapat pengamanan berlapis.

Lokasi tersebut meliputi tempat ibadah, rumah sakit, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga kantor pemerintahan. Pengamanan berlapis dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama aktivitas masyarakat meningkat di bulan Ramadan hingga Lebaran.

BACA JUGA:Libur Nataru, Transaksi SPKLU PLN di Jatim Catat 13 Ribu Lebih Transaksi

BACA JUGA:Puasa Gelar Delapan Tahun, Jakarta Electric PLN Mobile Incar Gelar Proliga 2026

PLN juga memastikan sistem kelistrikan Jawa Timur berada dalam kondisi aman. Saat ini daya mampu sistem mencapai sekitar 9.815 megawatt (MW) dengan cadangan daya lebih dari 2.600 MW.

Dengan kapasitas tersebut, PLN optimistis kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: