Menakar Iran Pasca-Ali Khamenei

Menakar Iran Pasca-Ali Khamenei

ILUSTRASI Menakar Iran Pasca-Ali Khamenei.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Dengan aset-aset militer yang menua dan ekonomi yang goyah karena sanksi berkepanjangan, Iran memang tidak akan menang secara militer atas AS-Israel. Meski demikian, pemimpin baru Iran dapat terus memperpanjang perang asimetris melawan keduanya, menciptakan kerugian ekonomi dan militer yang besar. 

Rudal-rudal balistik Iran dapat terus-menerus menggempur aset strategis Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS yang berada di negara-negara Teluk, menciptakan instabilitas kawasan dan tekanan terhadap posisi AS-Israel. 

Tertutupnya Selat Hormuz dan Bab Al-Mandab akan merugikan ekonomi negara-negara Teluk yang bersekutu dengan AS. Kelompok milisi Syiah akan makin fanatik dan teradikalisasi, sama dengan kelompok milisi Sunni Irak pasca-invasi AS ke Irak tahun 2003. 

Kredibilitas AS sebagai negara adidaya akan makin turun –AS akan dipandang secara global sebagai negara agresor yang kejam dan brutal.

Seiring dengan terpilihnya pemimpin baru Iran kelak, muncul pertanyaan: apakah dunia siap menghadapi peningkatan agresivitas Iran yang dapat memperparah instabilitas kawasan? Apakah AS-Israel akan berubah pikiran dan mengatur ulang kebijakan Timur Tengah mereka? (*)

*) Alfin Febrian Basundoro, dosen di Departemen Hubungan Internasional, Universitas Airlangga, dan koordinator riset di Center for National Defense and Security Studies (CNDSS).  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: