Trafik Mudik Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Optimalkan 15 Lintasan Pantauan Nasional

Trafik Mudik Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Optimalkan 15 Lintasan Pantauan Nasional

Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rio Lasse menunjukkan peta sebaran layanan selama mudik Lebaran-Dok.ASDP-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Tradisi mudik Lebaran ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode tersebut. Layanan transportasi penyeberangan menjadi salah satu moda vital yang menghubungkan berbagai wilayah kepulauan di Indonesia.

Pada Angkutan Lebaran 2026, pergerakan masyarakat melalui layanan penyeberangan diproyeksikan mencapai sekitar 5,8 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 9,4 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Jumlah kendaraan yang menyeberang diperkirakan mencapai 1,4 juta unit atau naik sekitar 9,3 persen pada 15 lintasan penyeberangan yang menjadi pantauan nasional.

Lintasan tersebut merupakan jalur dengan mobilitas tinggi selama periode mudik. Antara lain, Merak–Bakauheni, Ciwandan–Wika Beton, Bojonegara–Muara Pilu, Ketapang–Gilimanuk, Padangbai–Lembar, Jangkar–Lembar, Kayangan–Pototano, dan Kariangau–Penajam. 

BACA JUGA:Satu Tahun Danantara, ASDP Salurkan 2 Ribu Paket Perlengkapan Sekolah untuk Generasi Muda


ASDP melayani 320 lintasan penyeberangan yang terdiri dari 91 lintasan komersial dan 229 lintasan perintis-Dok.ASDP-

Kemudian, Bajoe–Kolaka, Hunimua–Waipirit, Bira–Pamatata, Bolok–Rote, Bitung–Ternate, Ajibata–Ambarita, Telaga Punggur–Tanjung Uban, Tanjung Api-Api–Tanjung Kalian, serta Nias–Sibolga.

Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rio Lasse mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat sudah diantisipasi dengan kesiapan operasional yang matang. Itu dilakukan agar layanan penyeberangan tetap berjalan optimal selama periode mudik.

“Kami memastikan seluruh elemen operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan armada hingga fasilitas dan layanan di pelabuhan,” ujarnya.

Secara nasional, ASDP melayani 320 lintasan penyeberangan yang terdiri dari 91 lintasan komersial dan 229 lintasan perintis. Layanan tersebut didukung oleh 222 kapal yang beroperasi melalui 37 pelabuhan yang dikelola oleh 27 cabang.

BACA JUGA:Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Sementara Layanan Penyeberangan ke Lintasan Siwa–Kolaka

BACA JUGA:ASDP Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Madiun

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali diperkirakan menjadi jalur dengan mobilitas tertinggi selama periode Lebaran. Pada rute Jawa–Sumatera, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1,56 juta orang atau naik 10,3 persen dengan 371.653 kendaraan atau meningkat 9,9 persen. 

Pada arus balik, Sumatera–Jawa, diperkirakan mencapai 1,51 juta penumpang atau naik 11,2 persen dengan 353.901 kendaraan atau meningkat 10,5 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: