Pemprov Jatim Gelar OMC hingga 26 Maret, Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Mudik

Pemprov Jatim Gelar OMC hingga 26 Maret, Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Mudik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Saat Meninjau Pemberangkatan Tim OMC di Juanda -BPBD Jawa Timur -

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Pemprov Jawa Timur kembali menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) hari ini, Senin 16 Maret 2026.

Langkah itu ditempuh untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih menghantui berbagai wilayah di Jawa Timur. Meski curah hujan di bulan Maret ini, sudah tak setinggi Januari-Februari lalu. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Gatot Soebroto mengatakan, Pemprov Jatim juga telah berkoordinasi dengan Polda Jatim dan BMKG.

Rencananya, OMC akan dilakukan hingga 26 Maret mendatang atau bertepatan dengan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan balik lebaran.

BACA JUGA:Viral OMC Dituduh Sebabkan Cuaca Tidak Stabil, Ini Penjelasan BMKG

BACA JUGA:OMC untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem, 14 Ton Kapur dan 16 Ton Garam Ditabur di Langit Jatim

Gatot menyebut, operasi itu bertujuan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat selama berlebaran. 

OMC akan difokuskan ke beberapa wilayah di Jatim. Khususnya di wilayah jalur selatan Jawa Timur yang disebut memiliki potensi tinggi terhadap bencana longsor. Terutama di kawasan perbukitan yang dilalui jalur transportasi utama.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi wilayah yang kondisi tanahnya sudah jenuh akibat hujan dalam beberapa bulan terakhir. Jangan sampai ketika masyarakat sedang melakukan perjalanan mudik atau meninggalkan rumah, justru terjadi hujan ekstrem yang memicu longsor maupun banjir,” jelasnya. 

BPBD Jatim juga telah menyiapkan skenario penanganan jika terjadi bencana selama masa mudik. Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai instansi teknis.

BACA JUGA:Arus Mudik Laut di Tanjung Perak Meningkat, Pergerakan Penumpang Tembus 11.076 Orang

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Berangkatkan Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Termasuk dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali serta dinas pekerjaan umum untuk penanganan cepat apabila terjadi longsor di jalur transportasi.

Sementara untuk potensi tanggul jebol atau banjir, BPBD telah berkoordinasi dengan dinas pengairan agar alat berat dapat segera diterjunkan jika terjadi kerusakan infrastruktur air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: