Cek Kendaraan setelah Ritual Mudik, Ini yang Wajib Diperiksa agar Tak Jadi Masalah
Servis ringan setelah mudik bisa menyelamatkan dari biaya besar di kemudian hari. Lebih baik cek sekarang daripada menyesal nanti!. --Pinterest
HARIAN DISWAY - Mudik (sekaligus balik) sudah selesai. Ritual perjalanan panjang akhirnya mengantarkan kembali ke rutinitas. Badan jelas lelah. Demikian juga dengan kendaraan yang digunakan untuk mudik dan balik.
Memulihkan fisik setelah perjalanan panjang boleh-boleh saja. Rebahan dan bersantai membantu badan kembali fresh. Namun, sebaliknya dengan kendaraan.
Justru setelah perjalanan ratusan kilometer, kendaraan berada pada fase paling rawan. Pemilik kendaraan merasa semuanya baik-baik saja karena perjalanan berjalan lancar. Padahal, pengecekan tetap diperlukan.
Kerusakan sering muncul justru setelah mobil atau motor kembali dipakai untuk aktivitas harian. Berikut beberapa hal yang wajib dicek setelah mudik:
BACA JUGA:Cara Menghemat Bahan Bakar saat Mudik Lebaran dengan Kendaraan Pribadi
BACA JUGA:Ide Kegiatan Lebaran Tanpa Mudik, Cara Seru Rayakan Idulfitri di Rumah
1. Oli Mesin: Jangan Tunggu Lampu Indikator Menyala

OLI menjadi komponen penting yang perlu dicek berkala. Apalagi, setelah perjalanan mudik dan balik. --Pinterest
Perjalanan jauh membuat oli bekerja ekstra. Gesekan mesin meningkat, suhu tinggi, dan durasi panjang bikin kualitas oli cepat turun.
Cek warna dan volumenya. Kalau sudah menghitam pekat atau volumenya berkurang, jangan ditunda—langsung ganti. Ini langkah paling murah untuk mencegah kerusakan mahal.
2. Ban: Terlihat Baik Belum Tentu Aman
Ban adalah komponen yang paling "menderita" saat mudik. Jalan panas, beban penuh, dan tekanan tinggi bisa mempercepat keausan.
Periksa tekanan angin, kondisi tapak, hingga potensi benjolan di sisi ban. Jangan anggap remeh retakan kecil karena bisa menjadi awal masalah besar di jalan.
BACA JUGA:Mudik: Family Time atau Ajang Interogasi?
BACA JUGA:Mudik, Jalan Pulang yang Menyatukan Indonesia
3. Rem: Nyawa Ada di Sini
Kalau selama mudik sering injak atau tarik rem, sistem pengereman pasti terkuras. Perhatikan ciri-ciri rem yang mulai bermasalah. Mulai dari kurang pakem, muncul bunyi, atau pedal dan tarikan lebih dalam dari biasanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: