Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, 285 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta
Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) kini menjadi titik paling krusial dalam peta Mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.-Candra Pratama-
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan geliatnya. Memasuki masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memprediksi puncak kepadatan kendaraan akan terjadi pada 24 Maret 2026.
Sejumlah indikator di lapangan pun mulai mengarah ke sana. Terutama di jalur utama Tol Trans Jawa menuju Jakarta.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkirakan sekitar 285 ribu kendaraan akan kembali ke wilayah Jabodetabek melalui jalan tol.
Lonjakan itu sebenarnya sudah menunjukkan tanda. Sejak 23 Maret 2026, arus kendaraan dari arah timur sudah mengalami peningkatan cukup ramai.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Mulai 24 Maret, One Way hingga Ganjil Genap Disiapkan Antisipasi Kemacetan
BACA JUGA:Cermati, Ini 3 Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026: One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap
"Berdasarkan data lalu lintas, pada Shift 1 pada 23 Maret 2026 tercatat sebanyak 12.624 kendaraan melintas dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Angka ini naik hampir 50 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya 8.442 kendaraan," tulis pernyataan PT JTT.
Melihat tren tersebut, berbagai langkah antisipasi langsung disiapkan. Salah satu titik krusial, Gerbang Tol Cikampek Utama, menjadi fokus utama pengaturan lalu lintas.

Puncak arus balik diperkirakan mulai tanggal 24 Maret besok, pemerintah minta pemudik maksimalkan WFA untuk tunda perjalanan-Kemenhub-
Sebanyak 22 gardu tol dioperasikan khusus untuk melayani arus kendaraan menuju Jakarta. Tak hanya itu, akses tambahan melalui GT Cikampek Utama 8 juga dibuka guna mengurai potensi penumpukan kendaraan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan bahwa strategi itu bertujuan untuk menjaga distribusi kendaraan tetap merata. Dengan begitu, antrean panjang di satu titik bisa diminimalkan.
"Langkah ini diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata serta meminimalkan potensi antrean di gerbang tol," ujarnya kepada media secara daring, Selasa, 24 Maret 2026.
BACA JUGA:Arus Balik Mulai Meningkat, KAI Daop 8 Surabaya Prediksi Puncak Terjadi 24 Maret 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: