One Way Nasional Diperpendek, Kalikangkung Sampai Pejagang Kembali Normal 2 Arah

One Way Nasional Diperpendek, Kalikangkung Sampai Pejagang Kembali Normal 2 Arah

One way nasional dari GT Kalikangkung di Ruas Jalan Tol Semarang-Batang-Jasa Marga-

SEMARANG, HARIAN DISWAY — PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak Kepolisian melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis Jalan Tol Trans Jawa. Terutama pada sistem arus satu arah (one way) ke arah barat (Jakarta/Jawa Barat). 

Sebelumnya, one way diresmikan dengan seremonial flag off dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit didampingi sejumlah pejabat pada Rabu, 24 Maret 2026. One way dimulai sejak KM 414 (GT Kalikangkung ruas Jalan Tol Semarang-Batang) di timur, hingga KM 70, tepatnya di GT Cikampek Utama di ujung barat. 

Namun pada Rabu, 25 Maret siang, Jasa Marga dan Korlantas Polri melakukan penyesuaian. One way nasional diperpendek ke barat hingga ke KM 263 di Jalan Tol Pejagang-Pemalang. Sementara dari KM 293 hingga ke KM 414 Kalikangkung saat ini diberlakukan lalu lintas normal dua arah. 

Penyesuaian Skema Arus Balik:

  1. KM 414 GT Kalikangkung s.d KM 263 (Pejagan-Pemalang): Lalu lintas saat ini kembali normal di kedua arah.
  2. KM 263 (Pejagan-Pemalang) s.d KM 70 GT Cikampek Utama: Masih diberlakukan rekayasa lalu lintas one way menuju arah Jakarta.

BACA JUGA:Menhub dan Seskab Pantau Arus Balik di Pulo Gebang, Pemerintah Sebut Arus Balik Lebih Terkendali

BACA JUGA:Kapolri Resmikan Skema One Way Arus Balik dari GT Kalikangkung ke Cikampek

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa perubahan ini bersifat dinamis. “Penyesuaian rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara situasional atas diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan,” ujar Ria.

Pemberlakuan One Way Lokal

Meski demikian, lalu lintas normal dua arah hanya sampai GT Kalikangkung, atas diskresi Kepolisian, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal masih berlaku mulai dari KM 414 ke timur dari GT Kalikangkung, sampai ke KM 425+800 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C. 

Langkah ini diambil untuk mempercepat distribusi kendaraan yang mengarah ke Barat (Jakarta) dari arah Semarang dan sekitarnya.

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026 Mulai 24 Maret, One Way hingga Ganjil Genap Disiapkan Antisipasi Kemacetan

BACA JUGA:Cermati, Ini 3 Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026: One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap

Sebelumnya, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan pemberlakuan one way nasional berdasarkan data volume lalu lintas kendaraan yang meningkat signifikan dari arah Semarang menuju arah Jakarta, pantauan visual CCTV, dan laporan petugas kepolisian di lapangan.

Data Jasa Marga menunjukkan bahwa pada periode H-10 hingga H+1 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H (11–22 Maret 2026), kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 2.217.462 kendaraan.

Jumlah 2,2 juta kendaraan tersebut hanyalah 62,8% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026. Tentunya sejumlah ini juga yang akan kembali ke Jabotabek jika tidak lebih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: