Tips Cerdas Belanja Sembako Murah di Surabaya saat Kantong Menipis
Cara mendapatkan harga grosir di pasar tradisional.--freepik.com
HARIAN DISWAY - Dompet mendadak terasa lebih ringan setelah euforia mudik? Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak warga Surabaya harus putar otak untuk menekan pengeluaran, setidaknya sampai hari gajian tiba.
Di antara banyak kebutuhan, belanja urusan dapur merupakan yang paling tidak bisa ditunda. Baik yang kantongnya tebal maupun yang tipis tetap butuh makan.
Pasca-Lebaran menjadi momen untuk kembali ke normalitas. Sayangnya, harga barang-barang kebutuhan masih belum kunjung normal.
Di tengah harga kebutuhan pokok yang masih tinggi, pasar tradisional menjadi "penyelamat" bagi masyarakat. Asal tahu "cara main"nya, pasar tradisional bisa menjadi pilar untuk menyangga kebutuhan dasar sampai payday.
BACA JUGA:5 Cara Dapatkan Cashback dari Aplikasi Shopback, Kurangi Pemakaian Pinjol saat Belanja Online
BACA JUGA:Bijak Hadapi Godaan Belanja Impulsif di Era Digital

BELANJA di pasar tradisional lebih bersahabat dengan dompet. -Kstudio-freepik.com
Menariknya, belanja sembako murah di pasar bukan sekadar soal pintar menawar. Ada waktu-waktu tertentu yang diam-diam jadi kunci mendapatkan harga lebih miring, bahkan setara grosir.
Para pedagang punya ritme berjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pembeli yang jeli untuk berhemat. Pengeluaran untuk berbelanja kebutuhan pokok bisa ditekan tanpa harus mengorbankan kualitas.
Supaya pengeluaran tetap terkendali, beberapa trik sederhana berikut ini bisa dicoba. Selain pasar yang menjadi lokasi berbelanja, kapan dan bagaimana Anda berbelanja juga menentukan nilai transaksinya.
Simak dan praktikkan agar keuangan Anda aman sampai akhir bulan.
BACA JUGA:4 Trik Rahasia Belanja Hemat Akhir Bulan dengan ShopeeVIP
BACA JUGA:6 Tip Belanja Cerdas saat Payday, Dompet Tetap Aman Sampai Akhir Bulan
1. Pilih Jam Belanja yang Tepat
Datang pagi untuk kualitas terbaik. Namun, jika ingin harga lebih murah, datanglah menjelang siang atau saat pasar mau tutup. Pada waktu-waktu tersebut, pedagang cenderung menurunkan harga agar stok cepat habis.
2. Jangan Ragu Menawar Harga
Pasar tradisional punya keunggulan terkait negosiasi. Menawar adalah hal wajar. Bahkan, bisa menjadi cara utama untuk mendapatkan harga lebih miring dibanding harga awal.

TRANSAKSI mahal atau murah tidak menjadi masalah utama asal tahu strateginya.--freepik.com
3. Bandingkan Harga Antarlapak
Jangan langsung beli di satu tempat. Coba keliling sebentar untuk melihat perbandingan harga. Selisihnya bisa lumayan, apalagi untuk kebutuhan pokok.
4. Beli dalam Jumlah agak Banyak
Jika memungkinkan, beli dalam jumlah lebih banyak (semi-grosir). Pedagang biasanya memberi harga khusus atau diskon untuk pembelian banyak.
BACA JUGA:Tip Mengatur Gaji 5 Juta untuk Investasi dan Belanja Kebutuhan Ramadan 2026
BACA JUGA:Tip Hemat Belanja Sembako Murah Satu Bulan sebelum Ramadan 2026
5. Punya Pedagang Langganan
Sering belanja di tempat yang sama bisa jadi "investasi hemat". Pedagang biasanya memberi harga lebih ramah untuk pelanggan tetap.
6. Bawa Uang Tunai Secukupnya
Transaksi di pasar masih dominan tunai. Membawa uang pas membantu mengontrol pengeluaran sekaligus memudahkan tawar-menawar.
Jadi, meskipun isi dompet belum sepenuhnya pulih setelah mudik, bukan berarti kebutuhan dapur harus ikut dikorbankan.
Cobalah atur strategi yang tepat, sehingga belanja tetap bisa terasa ringan. Siapa tahu, justru jadi momen paling "cuan" di tengah kondisi keuangan yang sedang diuji. (*)
BACA JUGA:Home Cooked Cat Food, Solusi Hemat Akhir Bulan buat Cat Pawrents
BACA JUGA:Resep Olahan Telur Simpel untuk Buka Puasa, Solusi Hemat Akhir Bulan
*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber