Mahasiswa Ubaya Ciptakan Tas Serabut Kelapa Ramah Lingkungan dengan Biji Bunga

Mahasiswa Ubaya Ciptakan Tas Serabut Kelapa Ramah Lingkungan dengan Biji Bunga

Mahasiswa Ubaya berhasil menciptakan tas ramah lingkungan dari serabut kelapa.-Universitas Surabaya-

Proses pembuatan dimulai dengan mengoleskan perekat pada serabut kelapa yang telah dibasahi.

Kemudian dikeringkan sebelum dioles kembali di sisi lainnya. Setelah membentuk lembaran, material dijahit secara manual. Hingga menjadi tas.


Tas ramah lingkungan karya mahasiswa Ubaya yang dilengkapi gantungan berisi lima jenis biji bunga.-Universitas Surabaya-

Namun, proses produksi masih menghadapi sejumlah kendala. Terutama pada tahap pengeringan. Proses tersebut sangat bergantung pada sinar matahari.

BACA JUGA:Berkenalan dengan Conture, Inovasi Mahasiswi Ubaya untuk Koreksi Postur Tubuh saat Duduk

BACA JUGA:Bawa Luna dan Luca, Mahasiswa Ubaya Kenalkan Boneka Sentasi pada Anak Usia Dini

“Karena saat itu musim hujan, proses pengeringan menjadi lebih lama. Selain itu, proses menjahit manual juga cukup sulit,” jelas Johan.

Meskipun belum direncanakan untuk diproduksi secara massal, inovasi itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi industri fesyen. Sehingga pelaku usaha atau pengrajin dapat memanfaatkan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Johan, Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang potensial. Banyak yang dapat dikembangkan menjadi produk fesyen berkelanjutan.

“Kuncinya adalah inisiatif dan keberanian untuk bereksperimen. Terutama dalam memanfaatkan bahan-bahan tersebut,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: