MotoGP AS 2026: Marc Marquez Kena Penalti, Sebut Diggia Pantas Marah
MotoGP AS 2026: Marc Marquez kena penalti, sebut Diggia pantas marah.-Gold and Goose-
Sejak awal, gara-gara start buruk, Diggia sudah disalip oleh Pecco Bagnaia. Tak lama kemudian, giliran Pedro Acosta yang menekannya sampai melebar di Tikungan 1.

MotoGP AS 2026: Marc Marquez kena penalti, sebut Diggia pantas marah. Foto: Marc Marquez terjatuh lebih dulu ketika sedang menyalip Di Giannantonio saat Sprint Race, 29 Maret 2026. -FOX-
Ia melorot ke posisi ketiga, dan berhadapan dengan Marc Marquez. Keduanya sempat saling salip. Sampai mendekati Tikungan 12.
Marc Marquez lantas menyalip Diggia di zona pengereman. Diggia memberi ruang kepada Marquez, tetapi ikut terjatuh setelah rider nomor #93 itu kehilangan kendali dan jatuh.
BACA JUGA:Manuver Besar MotoGP: Gresini Pakai Mesin Honda di Era Baru 2027
BACA JUGA:Marc Marquez Gagal Podium di MotoGP Brasil, Ini Alasannya
Steward FIM mengkonfirmasi bahwa Marquez "menyebabkan kecelakaan, yang melibatkan pembalap #49 (Diggia)". Ia mendapatkan long lap penalty untuk balapan grand prix dini hari besok.
Bahkan sebelum pengumuman resmi, Marquez sudah menerima bahwa ia harus dihukum atas insiden tersebut.
"Aku belum tahu hukumannya. Tapi aku perlu mendapat hukuman, karena aturannya seperti itu," ucapnya sebelum keputusan Steward keluar. "Hari ini aku melakukan kesalahan, dan aku menghancurkan Sprint Race pembalap lain," lanjutnya.
"Aku setuju dengan hukuman apa pun yang mereka jatuhkan kepadaku. Aku tidak punya kecepatan, jadi aku hanya akan mencoba untuk melakukan start yang baik dan mencoba untuk menjalani balapan kami," ucapnya pasrah.
Marc Marquez menjelaskan bahwa pada kejadian itu ia sama sekali tidak berpikir untuk menyerang. Ia tahu bahwa Di Giannantonio memiliki kecepatan lebih bagus daripada Desmosedici GP26 miliknya.
BACA JUGA:MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menangi Sprint Race, Comeback Salip Diggia
BACA JUGA:Zarco Kuasai Latihan MotoGP Brasil 2026, Marc Marquez dan Toprak Menguntit
"Aku hanya tidak punya pilihan. Aku tidak mengerem dengan baik dengan slipstream dari tiga motor di depan. Tapi sejak awal aku tidak berencana menyerang," ungkapnya.
Marc Marquez langsung menemui Diggia setelah keduanya sama-sama out. Reaksinya, "Ya, ia marah. Saya paham, dan aku hanya bisa meminta maaf."
Reaksi Di Giannantonio
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber