Resign Usai Lebaran? Jangan Buru-Buru, Perhatikan 5 Hal Ini Dulu!

Resign Usai Lebaran? Jangan Buru-Buru, Perhatikan 5 Hal Ini Dulu!

Momen kembali ke rutinitas kerja setelah Lebaran sering memicu keinginan untuk resign--Freepik

Hal ini penting agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

4. Perhatikan Kondisi Pasar Kerja

Persaingan kerja yang semakin ketat menjadi faktor penting lainnya. Tidak semua orang bisa langsung mendapatkan pekerjaan baru setelah resign.

Oleh karena itu, mempertimbangkan kondisi pasar kerja menjadi langkah bijak sebelum mengambil keputusan.

5. Evaluasi Alasan Resign

Penting untuk jujur pada diri sendiri mengenai alasan resign. Apakah karena ingin berkembang atau hanya karena lelah sesaat. Evaluasi ini dapat membantu memastikan bahwa keputusan yang diambil memang tepat.

BACA JUGA:Reset Karier Tak Harus Resign, Mindful Journaling Bantu Cari Solusi

BACA JUGA:Break My Soul, Single Terbaru Beyonce yang Dianggap Mengajak Anak Muda Resign dari Pekerjaan

Praktisi karier dari Jobstreet Indonesia menyarankan agar keputusan resign dilakukan dengan perencanaan matang, bukan sekadar dorongan emosional.

Sementara itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat persaingan kerja di Indonesia masih cukup tinggi. 

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, keputusan resign diharapkan tidak menjadi langkah yang disesali. Sebaliknya, hal itu bisa menjadi awal menuju karier yang lebih baik. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: bps