Cara Memilih Bibit Kangkung Hidroponik Unggul yang Hasilkan Daun Segar, Tidak Menguning
Contoh kangkung yang ditanam menggunakan hidroponik dan menggunakan benih yang bagus.--shopee
Dalam kemasan, biasanya ada informasi tentang daya tumbuh. Pilih yang minimal sekitar 80 persen supaya peluang hidupnya tinggi.
Semakin tinggi angkanya, semakin banyak benih yang berhasil tumbuh. Jadi tidak banyak yang terbuang.
Perhatikan Tanggal Produksi
Benih itu ada masa simpannya. Kalau sudah terlalu lama, kualitasnya bisa turun walaupun terlihat masih bagus. Karena itu, pastikan cek kemasan sebelum mulai menyemai.
BACA JUGA:Tip Menanam Hidroponik di Teras Rumah untuk Pemula, Dari Semai hingga Panen
BACA JUGA:Warga Gunung Anyar: Manfaatkan Air Buangan AC untuk Hidroponik
Selalu cek tanggal produksi sebelum beli. Pilih yang paling baru agar hasilnya lebih maksimal.

BIBIT yang bagus akan menghasilkan kangkung berkualitas tanpa perawatan khusus yang ribet.-SenzaOrostix Husain Umar-Pexels
Tes Rendam sebelum Ditanam
Sebelum ditanam, coba rendam benih kangkung dalam air. Benih-benih yang tenggelam biasanya lebih bagus kualitasnya.
Kalau ada yang mengapung, sebaiknya dibuang saja. Cara ini simpel tapi cukup ampuh untuk seleksi awal.
Kunci kangkung hidroponik yang bagus itu dimulai dari bibit. Kalau dari awal sudah benar, perawatan berikutnya jadi lebih mudah. Hasil panen pun lebih maksimal dan memuaskan. (*)
BACA JUGA:7 Tanaman yang Cocok ditanam dengan Teknik Hidroponik
BACA JUGA:Pemkot Surabaya Kembangkan Kampung Sayur di 31 Kecamatan, Ditanam Dengan Metode Hidroponik
*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: