UM Kupas Strategi Tiongkok, Minta Mahasiswa Adaptif dan Visioner Hadapi Tantangan Global

UM Kupas Strategi Tiongkok, Minta Mahasiswa Adaptif dan Visioner Hadapi Tantangan Global

Rektor UM bersama Direktur Disway Malang menunjukkan dokumen kerja sama yang baru ditandatangani, disaksikan Dahlan Iskan, sebelum dimulainya Seminar internasional Understanding Contemporary China di Universitas Negeri Malang (UM), Kamis, 2 April 2026.-Disway Malang-

Sementara itu, Dahlan Iskan menyoroti bahwa Indonesia tidak perlu meniru Tiongkok secara utuh. Namun, ada prinsip yang bisa dipelajari, terutama dalam hal konsistensi kebijakan dan keberanian menyusun strategi jangka panjang.

BACA JUGA:Konsul Tiongkok Surabaya Salurkan 200 Paket Ramadan ke PWNU Jawa Timur

BACA JUGA:Jalan Terjal Tiongkok Menjadi Pemimpin Global

Fokus pada sektor strategis seperti industri dan teknologi juga menjadi kunci yang patut dicermati dalam konteks pembangunan nasional.

Bagi mahasiswa, forum ini menjadi ruang pembuka perspektif. Mereka tidak hanya diajak memahami Tiongkok, tetapi juga membaca arah perubahan global dan menempatkan diri sebagai bagian dari dinamika tersebut.

Kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok juga ikut diperkuat melalui berbagai inisiatif, mulai dari pertukaran mahasiswa, akses literatur, hingga pengembangan jejaring akademik internasional.

BACA JUGA:Meneropong Peta Jalan Lima Tahun Tiongkok hingga 2030: Labubu dan Ne Zha Gairahkan Soft Power

BACA JUGA:Patahkan Stigma Kuno, Rumah Kecapi Surabaya Alunkan Lagu Anime dari Musik Tradisional Tiongkok

Dengan demikian, seminar ini tidak hanya menghadirkan pengetahuan, tetapi juga mempertegas bahwa dominasi Tiongkok di tingkat global adalah hasil dari strategi panjang yang dijalankan secara disiplin dan berkelanjutan.

Sebelum seminar berlangsung, UM juga menandatangani kerja sama dengan Disway Malang. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Hariyono dan Direktur Disway Malang Agung Pamujo, serta disaksikan oleh Dahlan Iskan.

Kolaborasi ini menjadi kelanjutan dari kerja sama sebelumnya, seperti program publikasi dan magang mahasiswa. Ke depan, kerja sama akan diperluas mencakup seluruh bidang Tridarma Perguruan Tinggi sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik dan media. (*)

*) Aisyah Aulia Maulana Putri, peserta magang dari Universitas Negeri Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: