Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Lancar, Dispendik Terapkan Pengawasan Silang

Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Lancar, Dispendik Terapkan Pengawasan Silang

Pemkot Surabaya pastikan pelaksanaan TKA 2026 berjalan kondusif.--pinterest

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pemerintah Kota Surabaya memastikan pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 berlangsung tanpa hambatan. 

Ujian yang digelar secara nasional mulai 6 hingga 16 April 2026 itu bertujuan mengukur capaian akademik siswa sesuai dengan ketentuan dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati memaparkan kondisi pelaksanaan TKA pada hari pertama berdasarkan hasil peninjauan di sejumlah sekolah.

Alhamdulillah hari pertama TKA berjalan dengan lancar. Ada beberapa lokasi tadi yang sempat aku tengok (tinjau) sejak pagi,” ujar Febri, Senin, 6 April 2026.

Skema pelaksanaan TKA berbeda dengan Ujian Nasional sebelumnya. Jika pada sistem lama siswa di luar peserta ujian diliburkan, kini kegiatan belajar tetap berlangsung karena ujian dilakukan secara bergiliran menggunakan laboratorium komputer.

BACA JUGA:Tes Kemampuan Akademik (TKA): Langkah Progresif Menuju Pendidikan yang Inklusif dan Berkeadilan

BACA JUGA:Antisipasi Kendala, Kemendikdasmen Jadwalkan Tes Kemampuan Akademik Susulan

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Surabaya, sebanyak 321 lembaga ikut serta dalam pelaksanaan TKA dengan total 33.352 siswa. Untuk menunjang pelaksanaan, disiapkan 677 laboratorium komputer serta 1.118 pengawas ruang.

Febrina juga memaparkan metode pengawasan yang diterapkan dalam pelaksanaan TKA guna menjaga integritas ujian.

“Jadi memang pengawasannya kita silang, tidak hanya dengan gurunya sendiri. Jadi lintas guru, misalkan tadi aku ke SMPN 1 itu ada dari beberapa SMP yang bukan (guru) dari SMPN 1 yang menjadi pengawas kelasnya,” ungkapnya.

Selain itu, peserta ujian tidak diperkenankan membawa barang pribadi ke dalam ruang ujian, termasuk tas dan telepon genggam. Seluruh barang tersebut ditempatkan di ruang khusus yang telah disediakan.

Dispendik Surabaya juga telah menyiapkan skema ujian susulan bagi siswa yang berhalangan hadir, seperti karena sakit. Jadwal pelaksanaan susulan telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

BACA JUGA:Menguatkan Tes Kompetensi Akademik sebagai Assessment for Learning

BACA JUGA:TKA Mulai Diterapkan untuk SD dan SMP pada 2026, Ini Alasan Fokus Matematika dan Bahasa Indonesia!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: surabaya.go.id