Pasar Rakyat Sidayu Dibuka Lagi, Kini Jadi Pasar Wisata Bernuansa Cagar Budaya

Pasar Rakyat Sidayu Dibuka Lagi, Kini Jadi Pasar Wisata Bernuansa Cagar Budaya

Pasar Sidayu Gresik resmi dibuka kembali setelah revitalisasi pada Jumat, 10 April 2026.-Moch Sahirol Layeli for Harian Disway-

Pasar Rakyat Sidayu di Kabupaten Gresik resmi kembali dibuka pada Jumat, 10 April 2026. Anda sudah tahu, pasar tersebut sempat lumpuh akibat kebakaran hebat pada 2022. Kini, pasar legendaris di Gresik utara itu hadir dengan wajah baru: lebih modern, tertata, sekaligus tetap mempertahankan nilai sejarahnya sebagai kawasan cagar budaya.

—--

Peresmian pasar dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani alias Gus Yani dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Sejak pagi, kawasan pasar di Jalan Kanjeng Pangeran No. 1, Desa Mriyun, Kecamatan Sidayu, sudah dipadati warga dan pedagang yang ingin menyaksikan kembalinya pusat ekonomi lama tersebut.

Ya, Pasar Sidayu selama ini memang menjadi simpul ekonomi warga yang menghubungkan sejumlah kecamatan. Seperti Sidayu, Panceng, Ujungpangkah, Dukun, hingga Manyar. Setelah sempat terhenti akibat kebakaran, denyut ekonomi pun kini kembali hidup dengan skala yang lebih besar.
BACA JUGA:Sindikat SK Palsu Gresik Libatkan Oknum ASN Aktif dan Pecatan PNS

BACA JUGA:Kronologi 9 Warga Gresik Tertipu Rekrutmen ASN, Setor hingga Rp150 Juta Demi Janji Lolos PNS

“Pasar rakyat ini menjadi pusat perekonomian di wilayah Gresik utara, menyambung beberapa kecamatan,” ujar Gus Yani dalam sambutannya.

Revitalisasi Pasar Sidayu ditujukan sebagai destinasi wisata baru di Gresik utara. Konsep itu tercermin dari desain bangunan, penataan ruang, hingga keberadaan plaza terbuka multifungsi.

Orang bisa datang, belanja, sekaligus berfoto. Pasar baru itu pun berdiri dengan dua lantai. Terdapat 528 stan, termasuk stan tematik untuk kuliner dan produk lokal. Jalur sirkulasi pengunjung juga dibuat lebih luas agar aktivitas belanja lebih nyaman.

BACA JUGA:Sinergi Proyek PSEL, Gus Yani Terima Kunjungan Pak Yes di TPA Ngipik Gresik

BACA JUGA:Gus Yani Berangkatkan 750 Warga Mudik Gratis Gresik 2026, Layani 7 Rute di Jatim

Pembangunan pasar dilakukan dalam dua tahap dengan total anggaran lebih dari Rp30 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Sebelumnya, tahap awal pembangunan menghabiskan sekitar Rp3 miliar. Seluruh proses revitalisasi juga mendapat pendampingan Kejaksaan Agung demi menjaga transparansi proyek.

Jejak Sejarah Tetap Dijaga

Revitalisasi tidak menghilangkan identitas historis Pasar Sidayu. Bangunan lama peninggalan era Kanjeng Sepuh tetap dipertahankan sebagai bagian dari kawasan cagar budaya. Struktur asli berbentuk huruf U itu lantas difungsikan sebagai plaza terbuka tanpa mengubah karakter utamanya.

“Kita tidak mengubah cagar budaya. Struktur lama tetap dipertahankan, hanya kita perindah agar lebih menarik,” ujar Yani.

Pasar Sidayu sendiri telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya tingkat kabupaten sejak 2022. Proses revitalisasi pun melibatkan tim pelestarian cagar budaya agar nilai sejarahnya tetap terjaga.

BACA JUGA:Gus Yani Pulangkan Anak Pekerja Migran dari Negeri Jiran, Jamin Hak Dasar Anak Terpenuhi

BACA JUGA:Gus Yani Serahkan 200 Unit Becak Listrik Bantuan Presiden kepada Pengemudi Lansia

Perjalanan menuju pembukaan kembali pasar tersebut tidak singkat. Pada 30 Januari 2022 dini hari, Pasar Sidayu dilanda kebakaran besar yang diduga dipicu korsleting listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: