Pasar Rakyat Sidayu Dibuka Lagi, Kini Jadi Pasar Wisata Bernuansa Cagar Budaya
Pasar Sidayu Gresik resmi dibuka kembali setelah revitalisasi pada Jumat, 10 April 2026.-Moch Sahirol Layeli for Harian Disway-
Sedikitnya 259 kios hangus terbakar. Terutama di sisi selatan dan timur pasar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar. Pemadaman saat itu berlangsung hingga enam jam.
Setelah insiden itu, pedagang direlokasi ke area Alun-Alun Sidayu selama sekitar satu setengah tahun. Tahap awal pembangunan dimulai pada Agustus 2023, lalu revitalisasi besar dilanjutkan Juli 2025 hingga rampung pada 24 Desember 2025. Awal April 2026, pedagang mulai kembali menempati kios secara bertahap.
Pedagang Sambut Positif
Menteri Perdagangan Budi Santoso memuji wajah baru Pasar Sidayu. Menurutnya, layak menjadi model pasar rakyat modern yang tetap berbasis kearifan lokal. Ia juga menilai stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar tersebut cukup baik.
“Pasar ini luar biasa, sangat bagus. Bisa menjadi pasar wisata sekaligus pasar kuliner. Kebersihannya juga terjaga,” ujarnya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan agar pasar tetap nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Pasar yang bersih dan tidak bau akan membuat orang nyaman berbelanja. Hal yang harus dirawat terus. Budi juga mendorong pedagang mulai beradaptasi dengan penjualan digital untuk menambah pendapatan.
Pedagang pun menyambut positif pasar baru tersebut. Taufiqur Rahman, 36, pedagang mukena dan kerudung, mengaku kondisi pasar kini jauh lebih layak dibanding tempat relokasi sebelumnya. “Sekarang jauh lebih layak dan bersih. Kami juga berterima kasih karena bisa menempati tempat ini tanpa biaya awal,” katanya.
Hal serupa disampaikan Fatin, 65, yang merasa pasar baru jauh lebih nyaman dan aman. “Dulu sempit dan khawatir kalau hujan atau angin. Sekarang lebih luas, orang juga lebih leluasa lewat,” ujarnya.
Dengan wajah baru yang lebih modern, sentuhan sejarah, dan konsep wisata, Pasar Sidayu kini tak hanya kembali sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menjelma menjadi ruang publik baru yang hidup di Gresik utara. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: