Resident Evil Berubah, Film Terbaru Ikut Menyimpang dari Pakem Lama
Cuplikan trailer Resident Evil besutan Zach Cregger.-Sony Pictures Entertainment-YouTube
Tokoh utama Bryan yang diperankan Austin Abrams digambarkan sebagai representasi pemain. Karakter itu menjalani pengalaman yang mencerminkan sensasi bermain Resident Evil.
“Film tersebut adalah pengalaman bermain yang saya rasakan,” ujar Cregger dalam wawancara. Ia menekankan pentingnya elemen seperti progresi senjata, pengelolaan sumber daya, dan ketegangan bertahap.
Pendekatan berbasis interpretasi juga pernah dilakukan Alex Garland dalam film Annihilation. Hasilnya berbeda dari sumber asli. Tetapi tetap kuat secara atmosfer dan narasi.

Resident Evil 7: Biohazard adalah game favorit penggemar, meskipun sebagian besar tidak terkait dengan franchise tersebut.--gamespot.com
BACA JUGA:Reboot Resident Evil Tanpa Leon Kennedy, Zack Cregger Jamin Tetap Setia pada Game
BACA JUGA:Duo vs Leon: Ketika Duolingo Jadi Teror Baru di Resident Evil
Cregger mengakui tidak terlalu terpaku pada detail timeline Resident Evil. Bahkan ia menyebut ingatannya terhadap beberapa bagian cerita tidak sepenuhnya akurat. Namun hal itu tidak mengurangi kecintaannya pada franchise tersebut.
Menurutnya, Resident Evil bukan hanya soal karakter atau alur cerita. Lebih dari itu. Kekuatan utamanya terletak pada atmosfer, ketegangan, dan pengalaman bermain yang khas.
Perubahan dalam film itu memang terasa signifikan. Namun, sejarah menunjukkan bahwa Resident Evil selalu berkembang melalui eksperimen.
Film terbaru itu berpotensi menghadirkan sesuatu yang segar. Sekaligus menjadi pengingat. Bahwa sebuah franchise besar tidak harus selalu terpaku pada formula lama. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: gamespot.com