94 Orang Penumpang MV Hondius Diterbangkan dari Spanyol ke Negara Masing-Masing

94 Orang Penumpang MV Hondius Diterbangkan dari Spanyol ke Negara Masing-Masing

Sebanyak 90 penumpang kapal MV Hondius dievakuasi dari Tenerife, Spanyol, pada Minggu, 10 Mei 2026. Repatriasi dilakukan setelah wabah hantavirus melanda kapal pesiar berbendera Belanda tersebut di Kepulauan Canary.--AFP

HARIAN DISWAY - Sebanyak 94 penumpang telah diterbangkan pulang dari Kepulauan Kanaria, Spanyol, pada Minggu 10 Mei 2026 malam dalam operasi evakuasi penumpang kapal MV Hondius yang terkena wabah hantavirus.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia, menyatakan bahwa operasi berlangsung intens dengan evakuasi penumpang menggunakan kapal kecil menuju pelabuhan Granadilla sebelum dibawa ke bandara Tenerife Selatan dalam konvoi militer.

Pemerintah Spanyol menargetkan pemulangan sisa penumpang dan awak kapal selesai pada Senin sore sebelum kondisi cuaca buruk memaksa kapal untuk berangkat menuju Belanda.

Meskipun pejabat kesehatan menekankan bahwa risiko bagi masyarakat umum rendah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi adanya virus andes, yaitu satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia di antara kasus yang positif.

BACA JUGA: Belajar dari COVID: Jangan Menunggu Hantavirus Meledak

BACA JUGA: Apa Itu Hantavirus? Begini Bedanya dengan COVID-19

Para penumpang yang telah kembali ke negara masing-masing kini menghadapi prosedur karantina yang berbeda-beda sesuai kebijakan otoritas kesehatan setempat.

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menyampaikan bahwa salah satu warganya menunjukkan gejala hantavirus sehingga seluruh penumpang asal Prancis akan segera diisolasi secara ketat.

Sementara itu, Direktur Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit Jay Bhattacharya menyampaikan bahwa penumpang asal Amerika Serikat diberikan pilihan untuk pulang secara mandiri tanpa membahayakan orang lain.

Namun, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan adanya potensi risiko dari kebijakan tersebut.(*)

BACA JUGA: WHO Sebut Bukan Pandemi Baru, Pemerintah Diminta Edukasi Masyarakat soal Hantavirus

BACA JUGA: Hantavirus di Indonesia Picu Kewaspadaan Dini di Jawa Barat

*) Peserta Magang dari Universitas Trunojoyo  Madura.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: