Bersinar di DBL Camp 2026, Cedera ACL Tak Hentikan Cathleen Richelle

Bersinar di DBL Camp 2026, Cedera ACL Tak Hentikan Cathleen Richelle

Cathleen Richelle (tengah) saat disambangi kedua orang tuanya di DBL Academy Jakarta, 28 April 2026.-Media DBL Indonesia-

HARIAN DISWAY - Ada pemandangan yang sedikit berbeda yang tersisa dari gelaran DBL Camp 2026. Itu ada di salah satu sudut DBL Academy Jakarta.

Di tengah ratusan campers yang bergerak lincah menjalani serangkaian tes fisik, sepasang suami istri duduk setia di pinggir lapangan. Mata mereka tidak lepas dari satu sosok. Putri mereka, Cathleen Richelle Lie.

Bagi Liek Sanjaya dan Amelia, kehadiran Richelle di Kopi Good Day DBL Camp 2026 adalah mukjizat yang mereka saksikan sendiri.

Richelle adalah pemain asal SMA Karangturi Semarang yang berhasil terpilih sebagai Kopi Good Day Second Team 2025 Central Java di musim debutnya. Tapi, perjalanannya menuju titik itu jauh dari mulus.

BACA JUGA:Miracle Christiano Bawa Pengalaman Timnas U16 ke DBL Camp 2026

BACA JUGA:Intercity Evergreen 2026 Ramaikan Jakarta, DBL Academy Jadi Lokasi Reuni Basket Veteran

Saat masih duduk di kelas 9 SMP, Richelle mengalami cedera ACL. Dia menjalani operasi pada 1 Februari 2025. Artinya, ketika ia turun di kompetisi DBL, kondisinya baru enam bulan pascapemulihan.

Yang paling memilukan, saat cedera itu terjadi, Richelle tidak menangis karena rasa sakit. Ia menangis karena takut mimpinya membela SMA Karangturi di DBL tidak akan pernah terwujud. Tapi. ketakutan itu ia ubah menjadi bahan bakar.


Cathleen Richelle (duduk di kursi roda) bersama sang ayah saat fase pemulihan cedera ACL.-Media DBL Indonesia-

Di saat teman-teman seusianya bersantai, Richelle menghabiskan hari-harinya di gym Akmil Magelang untuk program penguatan pascaoperasi. Pagi, siang, malam, menu latihan mandiri dilahap tanpa keluhan.

Bahkan di minggu-minggu awal setelah operasi, ia tidak betah diam di rumah.

"Salutnya, dia nggak pernah ada momen down atau menyerah. Bahkan saat baru beberapa minggu operasi, dia nggak betah diam di rumah. Dia minta ke lapangan cuma buat duduk di kursi dan latihan shooting statis sambil diambilkan bolanya oleh pelatihnya," cerita sang ayah, Liek Sanjaya.

Usaha itu tidak sia-sia. Richelle kembali ke lapangan, memimpin Karangturi meraih posisi runner-up DBL Central Java musim ini. Dan yang lebih menarik, orang tuanya melihat transformasi dalam cara ia bermain.

BACA JUGA:DBL Camp 2026 Terapkan Yo-Yo Test, Fisik Pebasket Pelajar Kini Diukur Lewat Data

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dbl