Purbaya dan Pieter Gontha
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih berada dalam kondisi terjaga. --Fajar Ilman
”Gua sekarang terpaksa lihat TikTok...”
Kalimat itu penting karena menunjukkan pengakuan negara bahwa narasi ekonomi kini bergerak melalui algoritma media sosial. TikTok, meme, potongan video, bahkan komentar netizen kini ikut membentuk ekspektasi ekonomi publik. Dalam situasi seperti itu, negara dipaksa bermain di arena yang sama: cepat, emosional, viral, dan sangat visual.
Akibatnya, teknokrat seperti Purbaya tidak lagi cukup hanya benar secara data. Ia juga harus komunikatif, populis, bahkan performatif. Ia harus mampu mengubah APBN menjadi cerita yang hidup.
Kisah Pieter Gontha dan Purbaya akhirnya bukan sekadar anekdot lucu dalam konferensi pers. Ia adalah cermin dari perubahan besar dalam ekonomi modern: pertarungan ekonomi hari ini bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal siapa yang mampu memenangkan narasi.
Dan, di tengah derasnya arus informasi digital, negara tampaknya mulai sadar bahwa angka saja tidak pernah cukup. (*)
*) Edhy Aruman adalah marketing communication.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: