DPRD Gresik Dorong Generasi Muda Semakin Cakap di Era Digital, Integrasikan ke Dunia Pendidikan
AKTIVITAS POSITIF anak-anak muda Gresik yang membuat film Gemintang pada 2023. Film besitan Gresik Movie itu membuktikan bahwa generasi muda Gresik memanfaatkan teknologi secara bijak dan kreatif.-Dok Gresik Movie-
“DPRD mendorong program in-service training literasi digital bagi tenaga pendidik secara berkelanjutan,” ujarnya.
Komisi IV DPRD Gresik juga mendorong penguatan sarana pendidikan berbasis teknologi. Melalui fungsi penganggaran, DPRD ingin fasilitas pembelajaran digital di sekolah terus diperkuat.
BACA JUGA:Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Minta Diaspora Jabodetabek Nyawiji dan Membangun Gresik
Fasilitas tersebut meliputi laboratorium komputer, akses internet sekolah, perpustakaan digital, hingga perangkat pembelajaran berbasis teknologi. DPRD juga menekankan pemerataan fasilitas pendidikan digital hingga wilayah desa dan pinggiran.
Selain sekolah, DPRD menilai penguatan literasi digital perlu menyasar organisasi kepemudaan dan komunitas kreatif. Pondra mengatakan generasi muda saat ini sangat dekat dengan media sosial dan ruang digital komunitas.
Karena itu, DPRD mendorong Dinas Kepemudaan dan Olahraga mengintegrasikan program literasi digital dalam kegiatan karang taruna, OSIS, dan organisasi kepemudaan berbasis komunitas. “Pemerintah daerah berkewajiban mengembangkan kapasitas pemuda,” katanya.
DPRD juga mendorong berbagai kegiatan literasi digital berbasis kepemudaan. Di antaranya pelatihan konten kreatif, seminar antihoaks, workshop keamanan siber, hingga kompetisi inovasi digital bagi pelajar dan pemuda.

TIGA PEMUDI di Gresik mencari informasi melalui laptop. Pemanfaatan saluran digital bisa bermanfaat positif ketika ditunjang dengan literasi.-Moh Sahirol Layeli-
Selain itu, DPRD membuka peluang kolaborasi dengan kampus, komunitas teknologi informasi, media massa, dan pegiat literasi digital. Kolaborasi itu dinilai penting untuk memperluas edukasi digital di tengah masyarakat.
Menurut Pondra, literasi digital tidak hanya berbicara soal teknologi. Namun, juga berkaitan dengan pembentukan karakter generasi muda di ruang digital.
Karena itu, DPRD mendorong pendidikan karakter digital melalui pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Materi tersebut meliputi etika bermedia sosial, budaya sopan santun di ruang maya, hingga pencegahan perundungan siber.
“DPRD juga dapat mendorong pendidikan karakter digital agar generasi muda tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki sikap bijak, santun, toleran, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial dan platform digital,” ucapnya.
BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Pesantren Melek Teknologi Hadapi Era Digital: Cara Dakwah Harus Melek Digital
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: