Bidan RSUD Besuki Dibunuh Suami dengan Batu: Ada Doa Korban ke Adik
ILUSTRASI Bidan RSUD Besuki Dibunuh Suami dengan Batu: Ada Doa Korban ke Adik.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -
Pembunuh bidan RSUD Besuki, Jatim, Murtafia Rafika Devi, 34, suaminyi, Ahmad Rizky, 32, menyerahkan diri ke Polda Jatim, Sabtu, 6 Juni 2026. Motif cemburu. Keluarga korban bersaksi, pelaku pencemburu buta. Siapa pun dicemburui.
SINDROM Othello, istilah psikologi-kriminologi populer untuk pembunuh istri yang pencemburu buta. Sangat sering terjadi. Dalam psikologi disebut juga kecemburuan delusional. Dari kata delusi, sesuatu yang tidak nyata.
Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Selimat, kepada wartawan, Minggu, 7 Juni 2026, menyatakan, tersangka menyerahkan diri ke Polda Jatim di Surabaya. Dari sana pelaku dibawa ke Polres Situbondo, berangkat Minggu, 7 Juni 2026, pukul 05.00 WIB.
Selimat: ”Berdasarkan pengakuan tersangka, motifnya ia cemburu pada korban. Lalu, membunuh. Namun, kami masih menyelidiki lebih lanjut pengakuan tersebut.”
BACA JUGA:Bidan: Kamu Gadis, kok Ikut KB?
Bidan Rafika warga Desa Blitok, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Dia menikah dengan Rizky 2018, saat dia berstatus janda satu anak perempuan yang kini usia 10 tahun. Rizky saat itu bujang.
Setelah menikah, Rafika diboyong suami tinggal di rumah mertua di Besuki, Kecamatan Besuki, Situbondo. Itu sekaligus mendekatkan tempat kerja Rafika di RSUD Besuki. Namun, anak sulung Rafika tidak diajak ke Besuki, tinggal bersama kakek-neneknya di Desa Blitok.
Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua anak perempuan, usia 5 dan 3 tahun. Mereka empat orang tetap tinggal menumpang di rumah ortu Rizky.
April 2026 Rizky-Rafika pisah rumah. Mereka berebut anak-anak. Perebutan dimenangkan Rizky. Rafika pulang ke Desa Blitok sendiri, tanpa membawa anak. Di desa itu Rafika punya rumah sendiri di dekat rumah ortu.
Penyebab pisah belum terungkap. Adik Rafika, Hariza Dinina Belinda Putri Alda Dinova (Belinda), kepada wartawan menceritakan, Rafika sering curhat bahwa suaminyi pencemburu buta. Juga, sangat membatasi gerak Rafika.
Belinda: ”Kakak saya dilarang mengunjungi orang tua kami oleh suaminya. Kecuali di hari Lebaran. Tidak boleh keluar rumah, kecuali kerja. Pokoknya sangat dibatasi. Suaminya cemburu buta. Siapa saja dicemburui.”
Cerita itu senada dengan kesaksian bibi Rafika yang bernama Sunarsih, 50. Menurutnyi, Rizky pencemburu yang tidak masuk akal. Selalu menyelidiki gerak-gerik Rafika. Padahal, menurutnyi, Rafika setia kepada suami. Sebab, Rafika pernah gagal berumah tangga. Maka, pernikahan kedua itu dia setia total.
Sunarsih: ”Kalau ada nomor handphone baru di ponsel Fika, pasti langsung dilacak suaminya. Terutama kalau nomor itu dari nama laki-laki. Bahkan, menantu saya (saudara sepupu Rafika) yang kebetulan sama-sama Fika bekerja di RSUD Besuki juga pernah dicemburui oleh Rizky.”
Bagaimana karakter Rafika di tempat kerja?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: