Bidan RSUD Besuki Dimakamkan di Desa Blitok: Solusi Hadapi Penderita Sindrom Othello
ILUSTRASI Bidan RSUD Besuki Dimakamkan di Desa Blitok: Solusi Hadapi Penderita Sindrom Othello.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -
”Jangankan orang, kambing pun dicemburui.” Stigma buat pencemburu buta. Bidan RSUD Besuki, Jatim, Murtafia Rafika Devi, 34, dibunuh suaminyi, Ahmad Rizky, 41, karena, menurut pihak keluarga, akibat pelaku cemburu buta. Terus, apa solusi?
DELAPAN tahun perkawinan Rizky-Rafika, menurut adik Rafika, Hariza Dinina Belinda Putri Alda Dinova, 20 (panggilannyi Abel), delapan tahun pula Rafika hidup dalam tekanan batin. Itu dikatakan Abel kepada wartawan, Minggu, 7 Juni 2026.
Abel: ”Kisah lengkapnya, kakak saya (Rafika) menikah dua kali. Pernikahan pertama menghasilkan satu anak perempuan, sekarang usia 10 tahun, ikut mbahnya di Desa Blitok (Kecamatan Bungatan, Situbondo, Jatim, Red).”
Setelah bercerai, Rafika menikah lagi dengan Rizky, 2018. Saat itu Rafika usia 26 tahun, Rizky 33 tahun. Seusai menikah, Rafika diboyong ke rumah ortu Rizky di Dusun Kauman, Desa Besuki, Situbondo. Anak sulung Rafika tidak diajak. Dititipkan mbahnya.
Rizky, meski sudah menikah, ogah pisah dengan ortu. Masih lengket ortu. Jadilah, Rizky-Rafika menumpang di rumah ortu atau mertua Rafika.
BACA JUGA:Bidan RSUD Besuki Dibunuh Suami dengan Batu: Ada Doa Korban ke Adik
BACA JUGA:Tragedi Cemburu Othello
Waktu itu ada syarat dari Rizky terhadap Rafika: Rafika dilarang ke rumah ortunya di Desa Blitok, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Kecuali di hari Lebaran. Padahal, Rafika punya rumah sendiri di dekat rumah ortunyi. Juga, Rafika dilarang keluar rumah, kecuali bekerja.
Dari perkawinan itu, lahirlah dua anak perempuan, kini usia 5 dan 3 tahun.
Abel: ”Kakak saya sering curhat ke saya. Hidupnya tertekan banget. Selain gerakannya dibatasi suami, juga sering dicurigai selingkuh. Ponsel kakak saya selalu diperiksa suami. Suami cemburuan banget dan suka membentak. Kakak saya tertekan.”
Dari keterangan itu, aneh. Mestinya, dengan pembatasan tersebut, seharusnya tertutup kemungkinan Rafika selingkuh. Tak perlu dicemburui lagi. Tapi, ini dobel. Gerak dibatasi, juga dicemburui. Atau mungkin terbalik, karena Rizky sangat cemburuan, ia membatasi gerak istri.
Perjalanan hidup mereka terus bergerak. Sampai mereka punya anak dua.
April 2026 mereka konflik keras. Menjelang berpisah, mereka berebut anak. Perebutan dimenangkan Rizky. Anak-anak ikut Rizky dan ortunya (kakek-nenek si bocah). Rafika pergi sendirian, pulang ke rumah ortu di Desa Blitok. Mereka akan bercerai.
Sabtu, 6 Juni 2026, Rizky mendatangi rumah Rafika, lalu membawa Rafika keluar. Itulah akhir hidup Rafika. Dia dibunuh Rizky dengan cara dibatu (kepala ditimpa batu besar) di jalur pantura, Situbondo, tepatnya di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: