Iran Protes! Dipaksa Bolak-Balik AS-Meksiko, 11 Kru Dilarang Masuk
Skuad Iran mengeluh rugi dan lelah karena dipaksa bolak-balik dari Tijuana ke AS akibat hanya diberi izin masuk wilayah Amerika Serikat saat hari pertandingan.-Tayfun Coskun-Getty Images
HARIAN DISWAY - Politik seharusnya tidak bercampur dengan sepak bola. Namun faktanya, Timnas Iran mengalami berbagai kendala selama menjalani Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Bergabung di Grup G, seluruh pertandingan fase grup dimainkan di Amerika Serikat. Namun, skuad Team Melli (sebutan Iran) tidak diperbolehkan menetap di negara tersebut karena kedua negara terlibat perang.
Alhasil, timnas harus menggunakan home base di Meksiko. Tepatnya di Tijuana. Mehdi Taremi dkk harus bolak-balik dari Tijuana ke Inglewood, California, dan Seattle, AS, setiap kali bertanding.
Kondisi itu membuat Iran merasa dirugikan. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Los Angeles, para pemain dan ofisial bahkan diwajibkan segera meninggalkan Amerika Serikat begitu pertandingan berakhir. Seperti diusir.
BACA JUGA:Persaingan Sengit Grup G Piala Dunia 2026: Iran, Selandia Baru, Belgia, dan Mesir Punya Poin Kembar!
BACA JUGA:Iran Resmi Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Pejabat tim Iran, Abolfazl Pasandideh, menjelaskan bahwa delegasi mereka hanya mendapat izin masuk ke AS pada hari pertandingan. Setelah laga selesai, mereka harus langsung kembali ke Meksiko pada hari yang sama.

Aksi penyerang Selandia Baru, Elijah Just (kiri), ketika berebut bola dengan gelandang Iran, Saman Ghoddos (kanan). Selasa, 16 Juni 2026.--Instagram @nzallwhites
Situasi tersebut membuat pelatih Amir Ghalenoei frustrasi. Menurutnya, jadwal perjalanan yang padat dan aturan yang ketat membuat tim kehilangan waktu penting untuk beristirahat serta memulihkan kondisi fisik setelah bertanding.
"Kami menghabiskan banyak waktu dalam perjalanan. Setelah pertandingan selesai, kami langsung diminta meninggalkan Amerika Serikat tanpa kesempatan yang cukup untuk melakukan pemulihan," ujar Ghalenoei, seperti dikutip AFP.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga mengaku bingung dengan kebijakan yang diterapkan kepada timnya. Ia mengatakan Iran sempat berharap bisa tiba lebih awal sebelum pertandingan dan menginap setelah laga usai, tetapi permintaan tersebut ditolak.
BACA JUGA:Negosiasi Ditolak, FIFA Tegaskan Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Iran Tak Mundur dari Piala Dunia, Tapi Tolak Main di AS? Ini Situasinya
Belasan Staf Tak Bisa Dampingi Tim

Operasional timnas Iran terganggu di Piala Dunia 2026 karena 11 anggota staf delegasi mereka dilarang dan gagal memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat.-Chris Torres-EPA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber