CatchCat, Game Mirip Pokemon GO yang Bikin Pemain Berburu Kucing di Dunia Nyata

CatchCat, Game Mirip Pokemon GO yang Bikin Pemain Berburu Kucing di Dunia Nyata

CatchCat merupakan game AR mirip Pokemon Go tetapi menangkap kucing liar lewat foto. --Gamerant

HARIAN DISWAY - Fenomena game berbasis lokasi kembali. Jika sebelumnya dunia mengenal Pokemon GO, kini hadir game baru yang membawa konsep serupa dengan daya tarik berbeda. Namanya CatchCat. Misinya adalah berburu dan mengoleksi kucing sungguhan.

CatchCat yang arti harfiahnya dalam Bahasa Indonesia adalah menangkap kucing, merupakan permainan mobile yang memanfaatkan teknologi kamera, kecerdasan buatan, dan data lokasi.

Pemain berburu kucing virtual berdasarkan foto kucing yang ditemukan pemain di lingkungan sekitar. Konsep CatchCat mengingatkan pada Pokemon GO, game besutan Niantic yang mengubah cara orang bermain game mobile sejak dirilis pada 2016.

Namun, alih-alih mencari monster digital seperti Pokemon, pemain CatchCat berburu representasi virtual dari kucing nyata yang mereka temui.

BACA JUGA:LEGO dan Pokemon Go Hadirkan Raid Eksklusif Berhadiah Shiny Pikachu Mulai Agustus 2026

BACA JUGA:Niantic Dikabarkan Dijual ke Scopely, Nasib Pokemon GO di ujung tanduk

Cara bermainnya cukup unik. Pemain bisa mengambil foto kucing di sekitar mereka. Sistem kemudian akan menganalisis gambar tersebut dan mengubahnya menjadi karakter kucing digital lengkap dengan kartu koleksi.

Setiap kucing memiliki atribut berbeda. Mulai dari tingkat kelangkaan, suku atau kategori, statistik pertarungan, hingga desain kartu unik yang terinspirasi dari konsep kartu koleksi seperti Pokemon Trading Card Game.

Setelah satu kucing berhasil dikoleksi, pemain lain yang berada di wilayah sekitar dapat menemukan representasi digital kucing tersebut dan bergabung dalam mini-game untuk menangkapnya.

Berbeda dengan banyak game berbasis lokasi yang mengandalkan server besar, CatchCat memiliki pendekatan privasi yang cukup menarik. Pengembang memastikan foto kucing tidak dikirim ke server karena proses deteksi dapat dilakukan secara lokal pada perangkat pengguna.

BACA JUGA:Serba-Serbi Boss Raid Pokemon GO: Mega Swampert

BACA JUGA:Hidden Gems: Season Baru Pokemon Go


KOLEKSI kucing digital yang berhasil ditangkap dengan CatchCat yang mirip seperti Pokemon GO. --Gamerant

Selain itu, lokasi spesifik tempat kucing ditemukan juga tidak dibagikan kepada pemain lain. Sistem hanya menampilkan wilayah umum untuk menjaga keamanan hewan dan menghindari penyalahgunaan informasi lokasi.

Pengembang juga telah menyiapkan berbagai fitur tambahan untuk masa mendatag. Salah satu fitur yang paling dinantikan adalah kemampuan membuat kucing hasil koleksi bertarung satu sama lain.

Ini mirip dengan sistem pertarungan pemain dalam Pokémon GO. Namun, tidak hanya berfokus pada permainan, CatchCat juga membuka peluang untuk membawa dampak sosial.

Pengembang sempat membahas kemungkinan menghadirkan fitur yang membantu mempertemukan kembali kucing hilang dengan pemiliknya serta mendukung kampanye adopsi kucing yang membutuhkan rumah baru.

BACA JUGA:Pokemon Go: Mewtwo Hadir Sebagai Boss Raid Bintang Lima

BACA JUGA:Serba-Serbi Boss Raid Baru Pokemon Go: Mega Altaria

Antusiasme publik terhadap CatchCat ternyata cukup besar. Buktinya, setelah tersedia di Google Play untuk perangkat Android, jumlah pemainnya meningkat dengan cepat.

Bahkan, pengembang sampai harus menarik aplikasi tersebut sementara waktu. Langkah tersebut dilakukan untuk memperbaiki berbagai bug yang ditemukan komunitas.

Pengembang menjanjikan bahwa CatchCat akan kembali dengan performa lebih baik setelah proses perbaikan selesai. Selain perbaikan teknis, pengembang juga memberikan bocoran mengenai konten baru.

Beberapa kartu tambahan seperti Golden Fish dan Whipped akan hadir untuk memberikan peningkatan kemampuan tertentu bagi kucing dalam sistem pertarungan.

BACA JUGA:Pemain Pokemon Pokopia Temukan Cara Cepat Kumpulkan Kristal Event Sableye

BACA JUGA:Di Balik Nama Game Pokemon FireRed dan LeafGreen, Bukan Referensi Green Jepang

Saat ini CatchCat baru tersedia untuk Android, sementara versi iOS masih dalam tahap pengembangan. Nantinya, game tersebut akan menjadi alternatif menarik bagi penyuka konsep Pokémon GO.

Dengan menggabungkan eksplorasi dunia nyata, teknologi AI, dan kecintaan manusia terhadap kucing, CatchCat mencoba membuktikan bahwa konsep augmented reality masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: