Presiden Beri Mandat Pimpinan Baru untuk Efisiensi dan Tata Kembali Program MBG
Presiden Prabowo perintahkan pimpinan BGN yang baru untuk tata kembali program MBG -Sekretariat Presiden -
HARIAN DISWAY - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan mandat langsung kepada pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menata dan menguatkan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rangkaian perbaikan ini dirancang secara komprehensif demi memastikan transparansi, efisiensi anggaran, dan ketepatan sasaran program di lapangan di bawah pengawasan langsung kepala negara.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa seluruh rencana perbaikan dan restrukturisasi yang tengah digodok dipastikan mendapat perhatian penuh dari presiden. Mandat ini menjadi motor penggerak bagi jajaran pimpinan BGN yang baru untuk melakukan pembenahan besar-bisaan.
“Presiden sudah memberikan mandat kepada pimpinan BGN yang baru ini untuk melakukan penataan. Saya percaya bahwa apa yang akan direncanakan pasti dilaporkan kepada presiden, dan ini pasti diperhatikan oleh presiden,” ucap Qodari, Jumat 26 Juni 2026.
BACA JUGA:Evaluasi Besar-Besaran, MBG Kini Prioritaskan Kelompok 3B di Wilayah 3T
BACA JUGA:Pemerintah dan DPR Sepakati Empat Langkah Efisiensi Program MBG, Hemat Hingga Rp40 Triliun
Langkah penguatan ini tidak hanya melibatkan internal BGN, melainkan juga merangkul Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk memperkaya perspektif evaluasi melalui masukan yang konstruktif. Pihak BGN dilaporkan telah memaparkan sejumlah rencana perubahan kepada DEN guna menyelaraskan strategi eksekusi.

Aplikasi Reviu MBG diharapkan menjadi bagian dari sistem pencegahan dini terhadap kejadian menonjol dalam Program MBG, sekaligus memperkuat pengawasan berbasis partisipasi penerima manfaat.-Dok Disway-
Qodari menjelaskan bahwa masukan dari DEN menjadi salah satu fondasi krusial dalam proses perbaikan sistem. Langkah ini diperkuat oleh aksi nyata DEN yang telah menerjunkan tim untuk melakukan survei langsung terhadap 800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah guna memotret kondisi riil pelaksanaan program.
“(Survei DEN) bisa menggambarkan populasi yang ada, dan tentunya nanti temuan-temuan itu bisa menjadi masukan bagi pimpinan BGN yang baru,” kata Qodari.
Sebagai bentuk implementasi taktis dari mandat presiden, Kepala BGN Nanik S. Deyang bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono, langsung bergerak cepat menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 25 Juni 2026.
Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, serta efektivitas pelaksanaan program secara nasional.
BACA JUGA:Libur Sekolah Bikin Program MBG Berhenti, 160 Ribu Relawan Disebut Kehilangan Penghasilan
BACA JUGA:BGN Kaji Coret Siswa SMA Mampu dari Penerima MBG, Potensi Kurangi 8 Juta Penerima Manfaat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: