Kucing-kucingan AS-Israel
ILUSTRASI Kucing-kucingan AS-Israel.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
PERANG itu ruwet. PERANG modern jauh lebih ruwet lagi.
Bagi yang awam, mari kita bedah peta konfliknya. Ini sejatinya pertarungan antara Israel dan Hizbullah. Kelompok militan Lebanon yang disokong penuh oleh Iran.
Amerika Serikat (AS) lama menjadi sekutu abadi Israel. Tetapi, belakangan ini Washington mulai bermain cantik. Mereka mendekati Iran. Demi stabilitas kawasan. Demi mengamankan jalur ekonomi global.
Langkah diplomasi AS itulah yang membuat Israel meradang. Israel merasa keselamatannya sedang digadaikan. Oleh sekutu dekatnya sendiri.
Puncaknya terlihat di lapangan. Tanggal 25 Juni 2026 pagi.
Di Punggung Bukit Ali Al-Taher, ribuan tentara Israel (IDF) bergerak seperti air bah. Mereka mengepung sebuah kompleks bawah tanah. Itu markas Brigade Badr, unit elite Hizbullah.
BACA JUGA:Ekonomi Dunia dan Peta Geopolitik Pascaperang AS vs Iran
Di bawah bukit itu terbentang kota terowongan. Luar biasa rapi. Lorongnya berlapis-lapis. Isinya gudang rudal presisi dan pusat komando.
Israel menggunakan taktik perang paling kuno untuk menaklukkannya: taktik kelaparan. Mereka mengepung rapat pintu keluar terowongan dengan dingin. Mereka tahu puluhan militan di dalam akan kehabisan oksigen dan makanan secara perlahan.
Siang harinya, IDF membuktikan taringnya. Belasan militan tewas melalui operasi pengepungan tersebut. Superioritas militer Israel terpampang nyata di atas medan tempur.
Malam harinya, Hizbullah memang sempat membalas. Mereka menggunakan sel-sel otonom di luar kepungan melalui gerilya kecil di Beit Yahoun.
BACA JUGA:Iran Tegaskan Draf MoU dengan AS Hanya Fokus Akhiri Perang, Bukan Soal Nuklir
BACA JUGA:AS Akan Sedot Aset-Aset Iran untuk Bayar Kerusakan Perang di Negara-Negara Teluk
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: