Respons Kepala Bakom Qodari soal Sorotan Komisaris BUMN

Respons Kepala Bakom Qodari soal Sorotan Komisaris BUMN

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari..-Dok. Bakom RI-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai pengangkatan komisaris di badan usaha milik negara (BUMN) dari berbagai latar belakang justru dapat membawa perspektif baru. Terutama dalam mengawal kinerja perusahaan sekaligus mendukung agenda pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menanggapi sorotan publik terkait pengangkatan sejumlah komisaris BUMN yang berasal dari kalangan relawan politik, pejabat, hingga tokoh publik.

Menurut Qodari, pengalaman seseorang di luar dunia korporasi bisa menjadi nilai tambah dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan bagi perusahaan.

BACA JUGA:Rangkap Jabatan Wamen Jadi Komisaris BUMN, 30 Orang Masih Bertahan Meski Ada Putusan MK

BACA JUGA:SIER dan Holding BUMN Danareksa Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga Sekitar Kawasan Industri

Qodari mengatakan pengalamannya sebagai komisaris di PT Pertamina Hulu Energi menunjukkan bahwa komisaris dapat membantu menghadirkan alternatif solusi bagi perusahaan.

"Karena kita datang dari latar belakang yang berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," kata Qodari usai membuka Nusantara Media Fest 2026 di Jakarta dikutip disway.id, Sabtu, 4 Juli 2026.

Pengangkatan Komisaris BUMN Jadi Sorotan

Belakangan, pengangkatan komisaris di sejumlah BUMN menjadi perhatian publik. Di antaranya penunjukan Mufi Budi Ananda, asisten pribadi Raffi Ahmad, sebagai Komisaris PT Krakatau Posco, serta Gina Febriyanti Ginting, relawan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024, sebagai Komisaris PT Pertamina Retail.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan PT Danantara Sumber Daya Indonesia Sebagai BUMN Khusus Pengelola Ekspor SDA

BACA JUGA:Cooking Demo di Rumah BUMN Surabaya, Ajarkan Inovasi Menu dan Perhitungan Biaya Produksi untuk Pelaku UMKM

Menanggapi hal itu, Qodari menegaskan pengangkatan komisaris merupakan praktik yang lazim dilakukan, baik di perusahaan milik negara maupun perusahaan swasta.

Menurutnya, tugas komisaris bukan menjalankan operasional perusahaan, melainkan memberikan pengawasan, arahan, serta masukan strategis bagi manajemen.

"Kalau hemat saya, kalau namanya komisaris itu sebetulnya modal dasarnya dua. Pertama, akal sehat, yang kedua, niat baik," ujarnya.

BACA JUGA:Pertamina Dorong UMKM Go Global di Hari Kartini 2026 Lewat Rumah BUMN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: