Selamat dari Penalti, Lewis Hamilton Amankan Podium GP Inggris 2026
Lewis Hamilton memberikan pelukan ucapan selamat kepada Charles, usai Grand Prix Inggris 2026--Twitter Formula 1 @F1
HARIAN DISWAY - Drama pasca-balapan Grand Prix Inggris 2026 akhirnya berakhir melegakan bagi Ferrari, setelah FIA resmi membebaskan Lewis Hamilton dari ancaman penalti berat di sirkuit Silverstone, Minggu 5 Juli 2026.
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, dinyatakan bersalah melakukan jump start setelah mobilnya sedikit bergerak maju sebelum lampu start padam. Alhasil, race direction menjatuhkan penalti lima detik kepada Hamilton saat balapan GP Inggris 2026 memasuki lap ke-3.
Hamilton menjalani hukuman tersebut saat melakukan pit stop. Ia kemudian berjuang keras untuk kembali ke barisan depan demi menunjukkan ketangguhan khasnya.
Namun, pengawasan ketat dari steward sempat membayangi momen yang seharusnya menjadi penebusan bagi pembalap veteran tersebut, setelah dalam beberapa musim terakhir kerap didera nasib sial dan frustrasi.
Drama Safety Car di Barisan Depan
Dewi fortuna tampaknya berpihak pada Ferrari setelah pelindung roda depan sebelah kiri mobil Mercedes milik Kimi Antonelli mengalami kerusakan. Peluang finis satu-dua bagi Ferrari pun terbuka lebar.
Tak lama berselang, Max Verstappen tergelincir ke area kerikil di tikungan Stowe setelah mobil Red Bull RB22 miliknya mengalami masalah teknis.
Insiden tersebut memaksa Safety Car keluar dari pit. Ferrari langsung mengambil momentum untuk melakukan pit stop ganda bagi Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Strategi ini membuat Hamilton keluar dari pit di posisi ketiga, tepat di belakang pembalap Mercedes, George Russell, salah satu dari sedikit pembalap yang tidak memanfaatkan momen pit stop 'gratis' tersebut.
BACA JUGA:Cerdik! Trik Mesin Mercedes Akali Regulasi FIA, McLaren Merasa Kecolongan
Di akhir lap 51, Safety Car sempat masuk ke pit dan balapan siap dilanjutkan untuk adu kecepatan di lap terakhir. Namun, tanpa penjelasan menyeluruh, Safety Car kembali dikerahkan ke lintasan.
Situasi ini mengunci posisi balapan, sehingga Charles Leclerc sukses mengamankan kemenangan pertamanya musim ini, disusul Russell di posisi kedua dan Hamilton di podium ketiga.
Investigasi Usai Balapan
Segera setelah bendera finis (chequered flag) dikibarkan, drama belum berakhir. FIA mengumumkan bahwa Lewis Hamilton berada di bawah investigasi resmi atas dugaan pelanggaran bendera kuning.
Pembalap Ferrari itu disinyalir melanggar Pasal B 1.8.4 dalam regulasi Formula 1 yang diatur oleh FIA.

Dari kiri; George Russell, perwakilan tim Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Top-3 Grand Prix Inggris 2026--Twitter FIA @FIA
Jika Hamilton terbukti bersalah, podium ketiga yang diraihnya terancam melayang akibat penalti waktu otomatis yang bisa menjatuhkan posisinya.
Demi mendalami insiden ini, FIA meminta data rekaman dari mobil Mercedes milik George Russell dan mobil McLaren milik Lando Norris untuk diinvestigasi.
Di sisi lain, para rival menunggu keputusan steward dengan ketegangan tinggi. Salah satunya adalah Oscar Piastri, yang berpeluang mendapat keuntungan poin berharga jika Hamilton terkena penalti.
BACA JUGA:Ngenes! Tim Lain Upgrade Mesin di Silverstone, McLaren Terpaksa Bertahan dengan Mesin Lama
BACA JUGA:Lewis Hamilton Berpeluang Cetak Sejarah Langka di F1 GP Inggris
Hasil Keputusan Steward
Keputusan Akhir: Setelah menunggu hampir satu jam, steward akhirnya merilis keputusan resmi. Hasil sidang investigasi menyatakan Lewis Hamilton bebas dari sanksi penalti dan hanya dijatuhi hukuman teguran (reprimand).
Dengan hasil ini, Ferrari resmi mengamankan podium satu dan tiga di Grand Prix Inggris 2026. Hasil ini juga tidak mengubah posisi di klasemen sementara pembalap maupun konstruktor:
- Klasemen Pembalap: Hamilton tertahan di peringkat ke-3 (147 poin) dan Leclerc di peringkat ke-4 (108 poin).
- Klasemen Konstruktor: Ferrari kokoh di peringkat ke-2 dengan 255 poin, terpaut 78 poin dari Mercedes yang masih nyaman di puncak klasemen.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: