Ketika Piala Dunia Menjadi Investasi Nasional

Ketika Piala Dunia Menjadi Investasi Nasional

ILUSTRASI Ketika Piala Dunia Menjadi Investasi Nasional.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Pada akhirnya, sepak bola hanyalah pertandingan selama 90 menit. Akan tetapi, keputusan ekonomi yang menyertainya dapat memengaruhi arah pembangunan sebuah negara selama puluhan tahun. 

Qatar menunjukkan bahwa ketika sebuah event besar ditempatkan sebagai instrumen pembangunan, manfaatnya melampaui gemuruh sorak-sorai penonton di dalam stadion. Sebaliknya, ketika ia sekadar menjadi proyek prestise, yang tersisa bukanlah pertumbuhan, melainkan monumen beton yang mahal dan tagihan fiskal yang panjang. 

Sebab itulah, dalam ekonomi pembangunan, keberhasilan Piala Dunia tidak pernah diukur dari jumlah gol yang tercipta, tetapi dari seberapa besar warisan produktif yang masih bekerja jauh setelah peluit akhir dibunyikan. (*)

*) Sukarijanto adalah pemerhati kebijakan publik dan peneliti di Institute of Global Research for Economics, Entrepreneurship & Leadership.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: