Mencetak Juara Masa Depan: Bupati Gresik Cup Jadi Jalur Atlet Muda
Atlet muda yang sedang bertanding dalam Bupati Gresik Cup 2026 GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro, Senin 20 Juli 2026.-Kominfo Kabupaten Gresik-
Target berikutnya, kata Gus Yani, bukan sekadar memperbaiki posisi di Porprov. Ia berharap semakin banyak atlet Gresik yang mampu menembus ajang nasional bahkan internasional.
BACA JUGA:DPRD dan Pemkab Gresik Sepakati Solusi Relokasi PKL Semambung, Pastikan Usaha Tetap Berjalan
BACA JUGA:Pemkab Gresik dan Komisi IX DPR RI Bahas UMK dan Investasi, Wabup Alif Tekankan Dialog Tripartit
"Mudah-mudahan Porprov tahun depan kita semakin mendapatkan peringkat di Jawa Timur, bahkan banyak atlet yang bisa ikut sampai PON hingga SEA Games," harapnya.
Ketua KONI Gresik Anis Ambiyo Putri mengatakan, Bupati Gresik Cup menjadi salah satu instrumen untuk memetakan kemampuan atlet daerah. Dari hasil pertandingan tersebut, KONI akan memiliki gambaran atlet-atlet potensial yang dapat diprioritaskan dalam program pembinaan.
"Bupati Gresik Cup ini menjadi salah satu ruang untuk mencari bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Gresik," ujarnya.
Kejuaraan tahun ini diikuti total 1.413 atlet dan official. Mereka akan bersaing pada 48 nomor pertandingan yang digelar dalam dua tahap, yakni 21–26 Juli 2026 dan 2–7 Agustus 2026.
Panitia menyiapkan 948 medali yang terdiri atas 316 medali emas, 316 medali perak, dan 316 medali perunggu. Selain medali dan piagam penghargaan, para juara juga akan menerima uang pembinaan. Untuk nomor beregu, panitia turut memberikan piagam penghargaan kepada tim terbaik.

Forkopimda Gresik berfoto bersama usai pembukaan Bupati Gresik Cup 2026 yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Senin 20 Juli 2026.-Kominfo Kabupaten Gresik-
Tak hanya mengejar prestasi, aspek keselamatan atlet juga mendapat perhatian. Seluruh peserta memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti pertandingan. Skema tersebut disiapkan sebagai antisipasi apabila terjadi kecelakaan atau risiko lain saat bertanding sehingga atlet dapat berlaga dengan lebih tenang.
Bupati Gresik Cup sendiri menjadi bagian dari implementasi pembinaan olahraga daerah yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, serta Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.
Bagi Gresik, kejuaraan ini bukan sekadar agenda kompetisi tahunan. Di balik setiap pertandingan, tersimpan harapan lahirnya atlet-atlet baru yang kelak membawa nama daerah di level yang lebih tinggi. Sebab, perjalanan menuju podium nasional hampir selalu diawali dari gelanggang-gelanggang seperti Bupati Gresik Cup. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: