Polda Metro Jaya Bentuk Tim Preventive Strike, Antisipasi Potensi Kerusuhan
Budi Hermanto jelaskan tujuan pembentukan tim preventive strike.-Diolah-
HARIAN DISWAY – Polda Metro Jaya membentuk tim preventive strike sebagai bagian dari langkah antisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta serta wilayah penyangga di Bulan Agustus.
Tim ini melibatkan unsur dari seluruh direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya dan disiapkan untuk merespons potensi gangguan keamanan secara cepat.
Selain membentuk tim khusus, kepolisian meningkatkan intensitas patroli di sejumlah kawasan strategis. Pengamanan dilakukan melalui patroli berskala kecil, sedang, hingga besar, terutama di wilayah perbatasan Jakarta dengan Bekasi, Depok, dan Tangerang yang dinilai memerlukan perhatian lebih.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi yang telah dipersiapkan sejak dini. Menurutnya, kepolisian telah menyusun pola pengamanan agar situasi tetap terkendali apabila muncul potensi gangguan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:Sosiolog Soal Pemasangan Pagar di Mal: Bukan Solusi Hadapi Kerusuhan
BACA JUGA:Bukan Karena Kerusuhan, Ini Alasan Pemilik Mal Mulai Pasang Pagar Tinggi
Budi menegaskan aparat tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang berupaya mengganggu keamanan maupun menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
“Apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah-wilayah penyangga, akan dilakukan tindakan yang tepat, tegas, dan terukur,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, terciptanya situasi yang kondusif memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi, tapi berbagai institusi termasuk dari masyarakat,” ujar Budi.
BACA JUGA:Dua Pemuda Penjarah Pos Polisi Surabaya Saat Kerusuhan Demo Terancam 6 Bulan Penjara
BACA JUGA:Tim LNHAM Undang Ahli untuk Usut Kerusuhan Agustus dan September
Polda Metro Jaya memastikan seluruh langkah pengamanan yang dilakukan bersifat preventif dan bukan karena adanya gangguan keamanan yang sedang berlangsung. Kepolisian terus memantau perkembangan situasi di Jakarta maupun daerah penyangga sambil memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.
Hingga saat ini, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih dinyatakan aman dan terkendali. Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dengan penguatan patroli dan pembentukan tim preventive strike, kepolisian berharap masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari secara aman dan nyaman.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: