Viral EDABU BPJS BOT di Telegram, BPJS Kesehatan Pastikan Bukan Layanan Resmi

Viral EDABU BPJS BOT di Telegram, BPJS Kesehatan Pastikan Bukan Layanan Resmi

Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan tetap buka saat libur bersama Idulfitri tahun 2026-Lailiyah Rahmawati -

BACA JUGA:Ikut Komunitas Senam Dahlan Iskan di Surabaya, Dirut BPJS Kesehatan Prihati: Penting untuk Kesehatan Jantung

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Siagakan Posko Mudik di Delapan Titik: Ini Lokasinya di Sidoarjo

Perbincangan semakin ramai setelah Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp melalui akun Instagram @manangsoebeti_official.

Dalam unggahan tersebut terlihat tangkapan layar yang diduga berasal dari EDABU BOT BPJS dengan berbagai fitur pencarian data, seperti:

  • AI profiling,
  • pencarian nama,
  • informasi data pribadi,
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK),
  • nomor Kartu Keluarga (KK),
  • data perusahaan,
  • hingga informasi gaji.

Bot tersebut disebut menggunakan sistem token untuk mengakses berbagai fitur.

Diduga Dipakai Penagih Utang

Dalam unggahan yang sama, Manang juga memperlihatkan percakapan seorang penagih utang yang diduga mengirimkan data pribadi lengkap milik korban.

Informasi yang ditampilkan antara lain:

  • NIK,
  • nama lengkap,
  • jenis kelamin,
  • tempat dan tanggal lahir,
  • status perkawinan,
  • hubungan dalam kartu keluarga,
  • nomor telepon,
  • nomor peserta BPJS,
  • status kepesertaan,
  • jenis peserta,
  • hingga nama perusahaan tempat korban bekerja.

Penagih utang tersebut juga diduga mengancam akan menghubungi perusahaan tempat korban bekerja apabila utang tidak segera dilunasi. Bahkan, pelaku mengklaim memiliki data anggota keluarga korban, termasuk anak-anaknya.

BACA JUGA:Cara Aktivasi Instan Kartu BPJS Kesehatan Non-aktif Karena Telat Bayar 1 Bulan

BACA JUGA:Iuran Tetap BPJS Kesehatan per Februari 2026, Simak Rincian Kelas 1, 2, dan 3!

Unggahan tersebut memunculkan dugaan bahwa data berasal dari sistem BPJS Kesehatan. Namun hingga kini belum terdapat bukti yang menunjukkan bahwa dashboard yang ditampilkan merupakan sistem resmi milik BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan sendiri menegaskan bahwa EDABU BPJS BOT bukan layanan resmi dan memastikan data yang diperjualbelikan melalui kanal Telegram tersebut bukan berasal dari sistem BPJS Kesehatan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: