Maroko Tangkap 111 Migran yang Berusaha Menyeberang ke Ceuta, Spanyol

Maroko Tangkap 111 Migran yang Berusaha Menyeberang ke Ceuta, Spanyol

Ratusan migran bergerak dari pegunungan di dekat Fnideq menuju wilayah Ceuta, Spanyol. Upaya berskala besar ini dilakukan untuk mendekati perbatasan.-OSINTRadar-X

HARIAN DISWAY – Aparat Keamanan Maroko menangkap sedikitnya 111 orang yang berusaha menyeberang menuju Ceuta, enklave Spanyol di Afrika Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Penangkapan dilakukan setelah seruan penyeberangan massal kembali beredar di media sosial, sementara Spanyol dan Maroko memperketat pengamanan di sepanjang perbatasan. 

Sumber Kementerian Dalam Negeri Maroko kepada Reuters menyebut 111 orang yang ditahan terdiri atas 109 migran dari Afrika sub-Sahara dan dua warga Maroko

Mereka dicegat di Fnideq dan wilayah sekitarnya, sekitar 3 kilometer dari perbatasan Ceuta

Polisi Maroko, termasuk personel bersenjata lengkap, membubarkan kelompok migran yang berkumpul di perbukitan sekitar Fnideq. Menurut kantor berita Spanyol EFE, aparat menggunakan gas air mata untuk menghentikan upaya massa bergerak menuju perbatasan. 

BACA JUGA:Spanyol Pasang Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Ceuta Pascaserbuan Imigran

BACA JUGA:Gelombang Panas Perparah Kebakaran Besar di Spanyol-Prancis, Pemerintah Evakuasi 200 Ribu Orang

Di sisi Spanyol, pengamanan di Ceuta diperkuat dengan pengerahan lebih dari 500 personel kepolisian tambahan dari daratan Spanyol. Total personel keamanan di enklave tersebut kini mencapai lebih dari 1.600 orang. 

Madrid juga memasang penghalang maritim untuk mencegah migran memasuki Ceuta melalui jalur laut. 

Situasi tersebut terjadi sekitar dua pekan setelah gelombang migrasi besar mengguncang Ceuta. 

Lebih dari 72.000 migran dilaporkan memasuki enklave itu pada akhir Juli, sementara sedikitnya 96 orang meninggal ketika berusaha mencapai wilayah Eropa. 

BACA JUGA:Musim Panas Terpanas, Eropa Diguncang Kebakaran Dahsyat: Api Membentuk Awan, Angin Susah Dikendalikan

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Landa Oregon, Amerika Serikat, Cuaca Ekstrem Hambat Pemadaman

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska mengatakan sekitar 5.000 migran masih berada di Ceuta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: