Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Ditopang Penurunan Data Konsumen AS dan Pidato APBN 2027

Rupiah Menguat di Hari Kemerdekaan, Ditopang Penurunan Data Konsumen AS dan Pidato APBN 2027

Heboh uang kertas pecahan Rp5.000.000 disebut menjadi rupiah baru.--TikTok

JAKARTA, HARIAN DISWAY- Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin 17 Agustus 2026 dipresiksi ditutup menguat signifikan setelah mengalami gap down akibat melemahnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS)

Penguatan mata uang Garuda tersebut didorong oleh kombinasi faktor domestik dan global. Yang meredakan tekanan pasar keuangan internasional.

Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, salah satu pemicu utama penguatan rupiah adalah meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga lanjutan. Sentimen itu menguat setelah data konsumen Amerika Serikat mencatatkan penurunan untuk pertama kalinya dalam tiga bulan berturut-turut.

"Penurunan data konsumen AS serta data penjualan ritel bulanan yang mencatatkan penurunan cukup signifikan dalam satu tahun terakhir berhasil meredakan kekhawatiran pasar," ujar Ibrahim Assuaibi, Senin.

BACA JUGA:Rupiah Menguat, Penunjukan Destry Damayanti Jadi Perhatian Ekonom Pasar Uang

BACA JUGA:Dolar AS Melemah, Rupiah Rebound ke Rp18.022: Ini Analisis Ekonomi Selengkapnya

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat Bank Sentral Amerika Serikat diprediksi kuat masih akan mempertahankan suku bunganya pada pertemuan pekan ini. Meskipun ada peluang pemangkasan suku bunga pada bulan September mendatang, pasar tetap mencermati dinamika geopolitik global.

Dinamika tersebut sempat memicu kenaikan harga minyak mentah kembali ke level di atas USD 80 per barel akibat eskalasi geopolitik yang memanas kembali.

Kendati demikian, pasar global tampaknya lebih condong merespons data fundamental ekonomi Amerika Serikat yang melemah, sehingga menekan indeks dolar ke zona gap down. Akibatnya, rupiah sukses mencatatkan penguatan sebesar 27 poin pada penutupan perdagangan hari ini.

BACA JUGA:UAE Dilaporkan Cairkan Aset Iran Senilai Miliaran Dolar, Ada Emas 1,5 Ton

BACA JUGA:Rupiah Sedikit Membaik, Dolar AS Ditekan ke Level Rp17.900 pada Perdagangan Hari Ini

Dari sektor domestik, momentum libur nasional Hari Kemerdekaan Indonesia turut diwarnai oleh langkah aktif Bank Indonesia (BI). Otoritas moneter nasional tersebut terus mengintensifkan intervensi di pasar keuangan, baik melalui instrumen domestik maupun internasional, guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

Stabilitas pasar kian diperkuat oleh sentimen positif pasca-pidato kenegaraan Presiden RI mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 pada hari Jumat lalu. Paparan visi fiskal tersebut dinilai cukup solid oleh para pelaku pasar.

"Pidato kenegaraan Presiden tentang APBN 2027 secara teori dinilai cukup bagus oleh pasar, dan ini menjadi katalis tambahan yang membuat rupiah kembali mengalami penguatan," pungkas Ibrahim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: