Kunjungi Lokasi Perbaikan Jalan, DPRD Gresik Apresiasi Pembangunan Infrastruktur
APRESIASI: ANggota DPRD Gresik Muhammad Kurdi berbincang dengan Tim URC DPUTR Gresik.-Moch Sahirol Layeli-
Perbaikan sejumlah ruas jalan di kawasan Gresik Utara mulai menunjukkan hasil. Anggota DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Kurdi meninjau langsung sejumlah titik jalan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat di Kecamatan Ujungpangkah.
KUNJUNGAN pada 16 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan kerusakan jalan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Kurdi mengapresiasi respons cepat Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik yang melakukan penanganan pada sejumlah titik kerusakan.
Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Ujungpangkah-Sidayu tersebut menyebutkan, terdapat sedikitnya tiga ruas jalan yang mendapatkan penanganan. Yakni ruas Jalan Golokan–Pangkahwetan, Jalan Lasem–Gardagung, serta ruas Jalan Bolo–Pangkahkulon (Sitarda).
“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, saya mengapresiasi respons teman-teman URC DPUTR yang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa komunikasi antara warga, DPRD, dan pemerintah daerah bisa menghasilkan penanganan yang konkret,” ujar Kurdi.
BACA JUGA:Ketua DPRD Gresik Apresiasi Diskon Pajak di Momen Kemerdekaan: Jurus Jitu Dongkrak PAD
BACA JUGA:Ketua DPRD Gresik Bacakan Teks Proklamasi: Ajak Warga Rawat Kerukunan dan Spirit Kemerdekaan
Menurutnya, penanganan tersebut penting karena ruas jalan yang diperbaiki merupakan akses yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Mulai mobilitas harian, kegiatan ekonomi, hingga distribusi hasil usaha masyarakat di kawasan pesisir utara Gresik.
Masing-masing titik yang ditangani memiliki panjang sekitar satu kilometer. Pengerjaan dilakukan dengan pelapisan aspal menggunakan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) untuk mengembalikan kondisi permukaan jalan agar lebih rata dan nyaman dilintasi.
Kurdi menilai, penanganan kerusakan jalan tidak cukup hanya dilihat sebagai pekerjaan teknis. Infrastruktur jalan berkaitan langsung dengan keselamatan dan produktivitas masyarakat.
“Jalan yang baik bukan hanya soal mulus atau tidak. Ada aspek keselamatan, kelancaran mobilitas, dan dampaknya terhadap kegiatan ekonomi warga. Karena itu, saya berharap ruas yang sudah ditangani ini terus dipelihara dan ruas lain yang kondisinya membutuhkan perhatian juga dapat masuk dalam skala prioritas,” katanya.

JALAN Kedanyang Gresik yang terlihat rusak dan butuh perbaikan agar tidak mencelakai pengguna jalan.-Moch Sahirol Layeli-
Respons tersebut sekaligus memperkuat pembahasan mengenai pembangunan infrastruktur jalan yang sebelumnya mengemuka dalam Dialog Publik bertema Sinergi DPRD Gresik dan KWG dalam Mengawal Jalan Poros Desa di Gedung GNI pada 2 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Jalan Poros Desa (JPD) menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi desa.
Pemkab Gresik juga menyatakan pembangunan JPD tidak berhenti pada 2026, tetapi dilanjutkan hingga 2027. Penentuan ruas yang ditangani dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, serta manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: