Sony dan Strategi Game Live Service, Tinggalkan Biaya Mahal

Sony dan Strategi Game Live Service, Tinggalkan Biaya Mahal

Horizon Hunters Gathering dilaporkan telah menghapus elemen layanan langsungnya.-Guerilla/PlayStation Publishing-gamesindustry.biz

Kegagalan strategi tersebut telah meninggalkan jejak di berbagai perusahaan. Dampak langsungnya terlihat melalui pembatalan proyek, penutupan studio, hingga pemutusan hubungan kerja.

Namun, Sony menjadi salah satu perusahaan yang paling menonjol dalam fenomena tersebut.

Perusahaan itu sebelumnya memiliki ambisi meluncurkan belasan game live service dalam beberapa tahun.

BACA JUGA:Stellar Blade 2 Tak Lagi Diterbitkan Sony, Peluang Rilis PC Makin Besar

BACA JUGA:Isyarat Sistem Reward Baru PS5 Mulai Terlihat, Sony Siapkan Pengganti PlayStation Stars

Strategi itu kemudian mengalami perubahan arah setelah sejumlah proyek dibatalkan. Dan beberapa rencana tidak berjalan sesuai harapan.

Salah satu contoh terbaru datang dari Guerrilla Games. Studio yang dikenal melalui seri Horizon itu dikabarkan mengembangkan proyek bernama Horizon Hunters Gathering.

Itu merupakan salah satu proyek yang bertahan dari rencana besar Sony memasuki pasar game live service.

Berdasarkan laporan yang dibahas dalam artikel tersebut, proyek Hunters Gathering disebut mendapat respons kurang baik dari peserta pengujian.


The Last of Us Part II: Remastered. Versi terbaru dari game ini dapat dimainkan di PS5 dan mengalami beberapa perubahan yang cukup signifikan. --PlayStation

BACA JUGA:Sony Patenkan Kontroler PlayStation Tanpa Tombol Fisik

BACA JUGA:Paten! Teknologi Sony AI Ghost Player yang Bisa Lanjutkan dan Tuntaskan Game

Game itu kemudian dilaporkan tengah dikerjakan ulang. Menjadi permainan multipemain konvensional tanpa unsur live service.

Masalahnya bukan hanya mengenai nasib satu proyek. Biaya terbesar yang harus ditanggung Sony justru disebut berupa opportunity cost atau biaya kesempatan.

Waktu dan sumber daya telah digunakan Guerrilla Games untuk mengembangkan proyek game tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: gamesindustry.biz