Sony dan Strategi Game Live Service, Tinggalkan Biaya Mahal
Horizon Hunters Gathering dilaporkan telah menghapus elemen layanan langsungnya.-Guerilla/PlayStation Publishing-gamesindustry.biz
BACA JUGA:Update GTA Online Kortz Center Heist Bisa Diunduh Lebih Awal, PS5 dan Xbox Dapat Preload
Situasi itu menjadi semakin rumit. Karena pengembangan game modern membutuhkan waktu sangat panjang.
Membangun jajaran permainan berkualitas tidak dapat dilakukan secara instan. Tidak hanya dengan menambah anggaran atau sumber daya.
Sony kini disebut berupaya kembali pada strategi pengembangan yang pernah berhasil pada era PS4.
Perusahaan berusaha menyelamatkan sejumlah proyek yang masih berjalan. Dan kembali memperkuat pengembangan game dengan pengalaman bermain yang telah menjadi identitas PlayStation.
BACA JUGA:Daftar Game Rilis April 2026: Lengkap dari PC, Android, hingga PS5, Banyak Judul Besar!
BACA JUGA:Isyarat Sistem Reward Baru PS5 Mulai Terlihat, Sony Siapkan Pengganti PlayStation Stars
Namun, dampak dari keputusan masa lalu tidak dapat langsung hilang. Studio itu telah menghabiskan bertahun-tahun mengerjakan proyek.
Jika kemudian berubah arah atau dibatalkan, maka studio tersebut harus kembali memulai proses baru.
Di situlah biaya kesempatan menjadi persoalan terbesar. Kerugian finansial dapat tercatat dalam laporan perusahaan. Tetapi waktu yang telah hilang tidak dapat dikembalikan.
Ketika studio-studio besar menghabiskan bertahun-tahun pada proyek yang tidak pernah dirilis, dampaknya dapat terasa terhadap beberapa hal.
BACA JUGA:Capcom Pamer Keunggulan Resident Evil Requiem di PS5 Pro, Performa Tembus 120 FPS
BACA JUGA:7 Game Horor Roblox Terbaik 2025 Buat Gamers Indonesia, Enggak Cuma Andalkan Jumpscare
Di antaranya adalah bisnis, kekuatan merek, dan hubungan perusahaan dengan para pemain dalam jangka panjang.
Strategi live service Sony mungkin akan tercatat sebagai salah satu kesalahan besar dalam perjalanan industri game modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: gamesindustry.biz