Mendalami Filosofi Hapkido, Disiplinkan Mental sebelum Lepaskan Jurus
HAPKIDOIN berkesempatan menambah wawasan sekaligus praktik langsung gerakan dalam sesi latihan khusus bersama Grandmaster Vincentius Yoyok Suryadi pada 22 Agustus 2026.-Ilmi Bening-Harian Disway
Amarah menjadi larangan utama dalam olahraga bela diri. Kendati jurus-jurus yang dipelajari bisa menumbangkan lawan, energi yang digunakan untuk melahirkan gerakan-gerakan itu tak boleh negatif.
HAPKIDO mengutamakan prinsip hwa, yu, dan won. hwa yang artinya harmoni dipahami sebagai pengendalian diri untuk tidak membalas kekuatan lawan secara langsung. yu berarti mengalir, dimaknai sebagai sifat fleksibel dan adaptif seperti air.
Sedangkan, won berarti lingkaran. Maknanya adalah membelokkan serangan lurus lawan, lalu memanfaatkan momentum serangan tersebut untuk melakukan kuncian atau bantingan. Tiga hal utama dalam hapkido itu menjadi pembekalan utama dalam pelatihan khusus dari Grandmaster Vincentius Yoyok Suryadi.
Akhir pekan lalu, founder hapkido di Indonesia itu menularkan skill-nya kepada 25 peserta yang hadir dalam sesi Special Training Hosinsul for Competition di Hotel Ibis Tidar Surabaya. Mereka terdiri dari para pelatih, atlet, dan calon wasit hapkido dari berbagai daerah.
BACA JUGA:Berbeda dengan Taekwondo, Vincentius Yoyok S. Ajarkan Makna dan Filosofi Hapkido kepada Para Atlet
BACA JUGA:Belajar Gerakan Dasar Taekwondo di Hwarang Korean Arts Academy, Split Kaki Wajib Dikuasai?

GRANDMASTER Vincentius Yoyok Sunaryo memimpin sesi Special Training Hosinsul for Competition di Surabaya pada 22 Agustus 2026.-Ilmi Bening-Harian Disway
Metode pelatihan hari itu adalah belajar dan praktik langsung. "Coba diperhatikan lagi posisi kakinya," tutur Yoyok. Ia lalu berjalan mengamati pergerakan peserta dan mempraktikkan teknik yang benar. Sesekali, ia memberikan masukan untuk peserta.
Sama-sama berasal dari Korea, hapkido tidak sepopuler taekwondo. Menurut Yoyok, keduanya memang tidak sama dari sisi teknik gerakan dan filosofinya. Hapkido mengandung kata hap yang berarti sinergi, harmoni, atau keselarasan.
Kata berikutnya adalah ki, yang bermakna energi kehidupan. Sementara, do ialah jalan atau disiplin hidup. Kepada Harian Disway, Yoyok menyatakan bahwa makna hapkido adalah disiplin hidup yang harmonis dan penuh keselarasan.
"Meskipun ini olahraga baru dan belum sebesar cabang olahraga populer seperti sepak bola, kami tetap optimistis bisa mengukir prestasi demi Merah Putih," tegas lelaki yang mengembangkan hapkido sekitar 12 tahun lalu itu.
Materi pelatihan hari itu meliputi basic competition, hosinsul (bela diri praktis), dan hyung (jurus). Tujuannya adalah mencetak lebih banyak atlet berprestasi dalam pekan olahraga provinsi, nasional, hingga internasional.
Meski demikian, untuk terus meningkatkan kemampuan para atlet hapkido, tantangan terbesar sebenarnya bukan hanya pada pengajaran teknik atau jurus tetapi terletak dalam filosofi kebudayaan, kedisiplinan, kebersihan, dan tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: