PLN EMI-Ajinomoto Lanjutkan Kerjasama Renewable Energy Certificate, Apa itu REC?
--
JAKARTA, HARIAN DISWAY – PT Ajinomoto Indonesia melanjutkan kerja sama dengan PT Energy Management Indonesia (Persero) atau PLN EMI dalam pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC). Kerja sama tersebut diperpanjang untuk tiga tahun, mulai 1 September 2026.
Perpanjangan ini menjadi bagian dari upaya Ajinomoto Indonesia mengurangi emisi karbon, khususnya emisi Scope 2 yang berasal dari penggunaan listrik.
Ajinomoto sendiri mulai menggunakan REC pada 2024. Melalui kerja sama lanjutan dengan PLN EMI, perusahaan kembali memperoleh sertifikat yang merepresentasikan penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan.
Vice President Director Ajinomoto Indonesia & Ajinex International Naohiro Kadota mengatakan pemanfaatan REC menjadi salah satu langkah perusahaan dalam meningkatkan penggunaan energi bersih.
“REC merupakan sertifikat yang membuktikan bahwa energi listrik yang digunakan berasal dari pembangkit berbasis energi terbarukan,” kata Naohiro dalam rilis yang dikirimkan ke Disway National Network (DNN).
Secara sederhana, REC bukanlah listrik yang dialirkan secara khusus dari pembangkit energi terbarukan langsung ke fasilitas perusahaan. Listrik yang masuk ke jaringan tetap bercampur dalam sistem kelistrikan. REC menjadi instrumen yang memberikan hak untuk mengklaim atribut energi terbarukan dari listrik yang digunakan.
Satu REC umumnya merepresentasikan 1 megawatt-hour (MWh) listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan. Karena itu, penggunaan REC juga berkaitan dengan pencatatan dan pelacakan agar atribut energi terbarukan tersebut tidak diklaim oleh lebih dari satu pihak.
Bagi perusahaan, instrumen ini dapat digunakan dalam penghitungan emisi Scope 2 berbasis pasar (market-based). Namun, REC berbeda dengan carbon offset. REC berkaitan dengan atribut dari produksi listrik terbarukan, sedangkan carbon offset dihitung berdasarkan pengurangan atau penghindaran emisi dalam satuan ton CO₂e.
BACA JUGA:Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak Cucu Perusahaan
Menurut Naohiro, penggunaan REC merupakan bagian dari strategi Ajinomoto Indonesia untuk menjalankan komitmen keberlanjutan yang sejalan dengan filosofi perusahaan.
“Kami berharap dapat terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun mendatang,” ujarnya.
Ajinomoto Indonesia menyebut penggunaan energi terbarukan telah membantu perusahaan mencapai target pengurangan emisi Scope 2. Hingga Juli 2026, perusahaan juga menyatakan berbagai program pengelolaan energi yang dijalankan telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi hingga 220.000 ton CO₂.
Selain REC, perusahaan menjalankan sejumlah program efisiensi dan transisi energi, di antaranya pemanfaatan biomass boiler dan pemasangan panel surya.

--
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: