Omari Hutchinson Gabung AC Milan, Gantikan Peran Rafael Leao
Potret penyerang muda asal Inggris, Omari Hutchinson. Ia dikabarkan resmi bergabung dengan AC Milan.-Harriet Massey-Getty Images
HARIAN DISWAY - AC Milan resmi mendatangkan Omari Hutchinson pada bursa transfer musim panas 2026/2027.
Pemain berusia 22 tahun tersebut bergabung dari Nottingham Forest dengan status pinjaman selama satu musim disertai opsi pembelian permanen.
Kedatangan Hutchinson menjadi salah satu langkah AC Milan untuk memperkuat lini serang setelah kepergian Rafael Leao.
Rossoneri (julukan AC Milan) memang mencari sosok gelandang serang muda berkaki kiri yang dapat beroperasi dalam peran inverted, khususnya dari sisi kanan.
BACA JUGA:AC Milan Batal Jual Fikayo Tomori ke Fulham, Berpeluang Starter Lawan Juventus
BACA JUGA:AC Milan Pinjamkan Youssouf Fofana ke Sevilla

Potret penyerang Nottingham Forest, Omari Hutchinson, dalam laga kontra Tottenham Hotspur. Ia dikabarkan resmi bergabung dengan AC Milan.-Ryan Pierse-Getty Images
Profil tersebut membuat Hutchinson sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan pelatih Ruben Amorim. Sebelum pindah ke AC Milan, pemain asal Inggris tersebut telah mencatatkan lebih dari 60 penampilan di Premier League dengan torehan empat gol dan sembilan assist.
Hutchinson sebelumnya mencuri perhatian ketika memperkuat Ipswich Town. Penampilannya kemudian membuat Nottingham Forest rela mengeluarkan biaya besar untuk memboyongnya.
Namun, ia belum mampu menunjukkan performa terbaiknya pada musim debut bersama Nottingham Forest. Hutchinson hanya mencatatkan satu gol dan delapan assist bersama The Reds (julukan Nottingham Forest).
Meski demikian, AC Milan melihat adanya potensi yang dapat berkembang di Serie A. Hutchinson dinilai bisa tampil lebih efektif ketika bermain dalam tim yang lebih dominan menguasai bola.
BACA JUGA:Santiago Gimenez Tinggalkan AC Milan, Dipinjamkan ke FC Porto
BACA JUGA:AC Milan vs Venezia 2-0, Goncalo Ramos Bawa Rossoneri ke Puncak Klasemen
Selain itu, Amorim juga sudah mengenal karakter Hutchinson dari pengalamannya melatih di Premier League. Faktor tersebut diyakini dapat membantu proses adaptasi sang pemain dengan sistem permainan yang diterapkan di San Siro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sempre milan