Demo kok Patungan?: Membaca Arah Baru Gerakan Tanpa Pemimpin
ILUSTRASI Demo kok Patungan?: Membaca Arah Baru Gerakan Tanpa Pemimpin.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Semangat gotong royong menyiratkan tingginya harapan jutaan masyarakat yang mendambakan perbaikan nyata nasib sesama anak negeri. Kedewasaan berdemokrasi ditandai dengan hilangnya budaya melempar beban tanggung jawab terhadap perbaikan bangsa menuju pundak pahlawan penyelamat tunggal.
Rakyat bertindak proaktif merebut posisi strategis penentu arah haluan supaya roda pemerintahan patuh mentaati batas wewenang. Pemegang palu kebijakan sepatutnya menilai tingginya partisipasi mandiri jalanan bukan sebagai wujud ancaman untuk membahayakan stabilitas nasional.
Sumbangan masif publik justru menjelma menjadi kekuatan penyeimbang sehat dan pengontrol kekuasaan supaya terhindar dari kelamnya jebakan mematikan sang tirani. Demokrasi pasti terus terawat indah berkat keajaiban kucuran keringat dan kemandirian finansial perawat akal sehat kehidupan berbangsa. (*)

*) Teddy Afriansyah adalah penulis lepas dan alumnus Universitas Airlangga--
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: