Menjelajah Lautan Teduh (4): Tiba-Tiba Menjadi ABK

Menjelajah Lautan Teduh (4): Tiba-Tiba Menjadi ABK

FOTO BERSAMA seluruh anggota Satgas Terpadu Port Visit 2026 di tengah Laut Jawa, Selasa 15 September 2026.-SATGAS TERPADU PORT VISIT 2026-

Kehidupan sebagai awak kapal itu sudah dimulai sejak Jumat, 11 September 2026. Dalam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta. Meskipun, misi sebenarnya baru dimulai Senin, 14 September 2026.

MENGENALI lorong-lorong KRI Wahidin Sudirohusodo (WSH)-991 memang tak mudah dihafalkan. Kapal itu begitu gede. Panjangnya 124 meter, dari haluan ke buritan. Lebarnya 21,8 meter.

Kapal yang upacara pemberian namanya dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (sekarang Presiden) pada 3 November 2022 itu punya 6 dek. Plus main deck yang dijadikan arus keluar-masuk barang plus orang.

Lorong-lorongnya pun seragam. Berlantai biru dengan dinding metal berwarna putih gading. Karena itu, kalau tidak segera menghafalkan, tentu kami akan rawan tersesat. Apalagi, kapal itulah yang akan menjadi rumah kami dalam menjelajah samudera hingga dua bulan.

BACA JUGA:Menjelajah Lautan Teduh (3): Hari-Hari Menjadi Pelaut

BACA JUGA:Ribuan Mahasiswa Baru Untag Surabaya Ambil Atribut PKKMB 2026, Antusias Sambut Kehidupan Kampus

Beruntung, kami onboard saat misi belum dimulai. Kapal masih sepi. Sebab, sebagian besar personel Satgas Terpadu Port Visit 2026 baru naik dari Jakarta dan Sorong.

Nah, apa yang harus kami hafalkan dan “amalkan”? Tentu, bagaimana hidup ala kelasi. Bagaimana tidur ala ABK. Bagaimana rutinitas harian pengawak kapal.

Yang dikenalkan kali pertama kepada kami adalah tempat tidur. Hari itu, kami langsung diantarkan ke kamar-kamar. Kami, para dosen dan mahasiswi, menempati dek 5. Satu lantai dengan Komandan KRI WSH-991 Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto SH MH. Setingkat di bawah anjungan, tempat mengemudikan kapal. Juga satu lantai dengan sebagian besar perwira kapal.

Di lantai itu ada beberapa jenis kamar. Sejumlah kamar berkapasitas dua orang. Dengan tempat tidur susun yang mungil. Ringkas. Rapi. Komplet dengan meja kerja dan ruang tamu kecil. Kamar mandinya di dalam.


--


TIPE-TIPE kamar yang ada di KRI WSH-991. Foto bawah, Ludfi sedang menata tempat tidur.-Doan Widhiandono-

Sebagian kamar lagi berisi sekitar 4-6 orang. Lebih banyak. Kamar mandinya di luar, di bagian tengah lambung. Di lorong yang menghubungkan lambung kanan dan lambung kiri.

Di dek 5 ini juga ada dua ruang makan. Satu di arah haluan (depan). Ini adalah ruang makan VIP dengan lima meja bundar. Ada minibar dan ruang tamu dengan televisi besar. Sesekali, anggota Satgas rapat di ruang ini. Mempersiapkan detail penampilan sebagai duta budaya di empat negara: Vanuatu, Fiji, Solomon Islands, dan Papua Nugini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: