Pentingnya Pengungkapan Fakta di Sidang MK
ILUSTRASI Pentingnya Pengungkapan Fakta di Sidang MK.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Juga, membenarkan kritik pengamat dan akademisi yang sering melihat permainan oligarki dan dinasti politik kekuasaan tidak hanya terjadi lewat partai, tetapi juga dilegitimasi lewat lembaga yudikatif dan penyelenggara pemilu.
Nanti keputusan MK belum tentu memuaskan, bahkan mungkin bisa antiklimaks. Namun, pertunjukan di ruang sidang secara sosial juga bisa mengikis kepercayaan terhadap institusi demokrasi.
BACA JUGA:Denny Indrayana Bergabung Bela Roy Suryo Cs dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
BACA JUGA:Usut Tuntas Kasus Payment Gateway Denny Indrayana
Rakyat dapat melihat bahwa syarat pencalonan yang seharusnya objektif bisa menjadi arena manuver teknis dan politik. Itu memperkuat pandangan bahwa demokrasi prosedural di Indonesia masih rentan terhadap pengaruh jaringan elite (keluarga, partai, birokrasi).
Di sisi lain, proses sidang yang terbuka menunjukkan adanya beberapa pertanyaan kritis hakim yang memperlihatkan mekanisme hukum masih bisa digunakan untuk menguji kekuasaan, sekaligus edukasi betapa gelapnya proses politik di Indonesia saat dibuka di sidang.
Dengan demikian, meski hasil sidang tersebut belum tentu mengubah realitas politik, minimal bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat tentang realitas hukum dan realitas politik yang harus terus diawasi dan dituntut untuk terus terbuka, agar menekan penyimpangan yang sering dilakukan di arena tertutup yang dilakukan oleh elite-elite yang masuk angin.
Terima kasih MK, peran, kejujuran, dan keberanianmu menjaga konstitusi masih sangat dibutuhkan bangsa dan negara. Semoga lembaga MK bisa kembali memunculkan harapan tegaknya konstitusi dan demokrasi. (*)
*) Henri Subiakto adalah dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: