Mitigasi Dokter Malapraktik

Mitigasi Dokter Malapraktik

ILUSTRASI Mitigasi Dokter Malapraktik.-Arya/AI-Harian Disway-

DALAM dunia kedokteran, memiliki ijazah saja ternyata tidak menjadi jaminan bahwa dokter itu kemudian mampu menampilkan pelayanan profesional yang bertanggung jawab. ijazah memang menjadi bukti bahwa dokter itu telah menguasai ilmu-ilmu yang diperlukan untuk menjalankan profesinya. 

Namun, bagaimana ia menjalankan profesi itu dan apakah ia tetap menjaga kemampuan profesinya dalam menjalankan praktik, tidak dijamin oleh ijazah.

Banyak masyarakat awam di Indonesia, bahkan ada pula para dokter, yang mengira bahwa telah memiliki ijazah dokter atau brevet spesialisasi sudah menjadi jaminan bahwa ia akan mampu menampilkan pelayanan profesi yang tetap terjaga mutunya. 

Banyak yang mengira bahwa ijazah profesi sudah identik dengan kemampuan memberikan pelayanan yang bertanggung jawab.

BACA JUGA:Dokter, Malapraktik, dan Meja Hijau

BACA JUGA:Tantangan Besar Pendidikan Dokter

Lalu, bagaimana kita tahu bahwa seorang dokter telah memberikan pelayanan yang bertanggung jawab atau tidak? Sulit bagi orang awam untuk menilainya. 

Hubungan dokter dengan pasien memang tidak seimbang dalam arti bahwa pasien sebagai penerima jasa tidak dapat melakukan penilaian secara tepat tentang pekerjaan dokternya. 

Untuk itu, kemampuan profesi seorang dokter harus terus-menerus di-”tera”. Perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran berjalan terus, bahkan makin cepat. 

Seorang dokter tidak dapat lagi hanya mengandalkan pemilikan ijazah atau brevet spesialisasi untuk tetap menyatakan bahwa dirinya mampu menampilkan pelayanan profesi yang terbaik dan bertanggung jawab. Ia harus terus-menerus belajar jika ingin mempertahankan kemampuannya itu. 

Namun, benarkah semua dokter mempunyai motivasi untuk belajar terus-menerus? Apalagi jika pasien sudah percaya kepadanya. Tanpa belajar lagi pun, ia akan tetap hidup dengan kecukupan. Bahwa ia tidak lagi dapat memberikan pelayanan yang bermutu, orang awam tidak akan mengetahuinya. 

BACA JUGA:Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis, Apa Solusinya?

BACA JUGA:Menolong Retaker, Menjaga Mutu Dokter

Banyak juga masyarakat awam yang berpandangan bahwa izin dari pemerintah sudah menjadi jaminan bahwa dokter tersebut memiliki kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: