Gandeng Singapore Polytechnic, Mahasiswa UM Surabaya Gelar Pengabdian Internasional di Kampung Semanggi

Gandeng Singapore Polytechnic, Mahasiswa UM Surabaya Gelar Pengabdian Internasional di Kampung Semanggi

Gerombolan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Polytechnic Singapore mengunjungi Kampung Semanggi untuk pengabdian masyarakat bertajuk Learning Express, Rabu, 30 September 2026-Rossa Handini-Harian Disway

Perhari bisa 12-15 kilo terjual kepada pelanggan tetap. Sebab, budidaya semanggi itu tidak terbatas pada Jalan Kendung XI RW 3 saja. Tapi juga berada di RW 1 dan 9. 

BACA JUGA:PDAM Sidoarjo Resmi Terima Sertifikat Halal dari UMSIDA

BACA JUGA:Seru! Mahasiswa PMM Umsida Geber Kirab Budaya di Sidoarjo

"Setiap hari kami panen terus. Kalau sisa baru kami bawa balik dan keringkan. Bisa tahan 1-2 bulan," papar Parmo, panggilannya. 

Semanggi yang biasa dikonsumsi ternyata banyak diambil dari Kampung Semanggi di Jalan Kendung. Lalu penjual yang berjualan di daerah MERR dan Sidoarjo kulaknya di Kendung. 

Program pengabdian masyarakat tersebut tentu dapat membantu eksistensi para petani lokal terkait budidaya semanggi.

Sehingga kualitas dapat terjaga serta inovasi yang diberikan dapat membantu kesejahteraan dan efektivitas bertani mereka. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: