Gandeng Singapore Polytechnic, Mahasiswa UM Surabaya Gelar Pengabdian Internasional di Kampung Semanggi
Gerombolan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Polytechnic Singapore mengunjungi Kampung Semanggi untuk pengabdian masyarakat bertajuk Learning Express, Rabu, 30 September 2026-Rossa Handini-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Sebanyak 40 orang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah SURABAYA (Umsura) melaksanakan pengabdian masyarakat bersama Polytechnic Singapore, 30 September 2026.
Lembaga Riset Inovasi dan Pengembangan Masyarakat (LRIPM) Umsura membagi kunjungan di dua tempat.
Dua puluh mahasiswa berkunjung ke Kampung Semanggi. Sisanya lagi di Kampung Jago Karah Farm (JKF).
Pemilihan tempat tersebut didasari oleh cara bertani di Kampung Semanggi. Cara itu selama ini berdampak pada masalah kesehatan.
BACA JUGA:iCOP dan FKG UK Petra Praktikkan Pengabdian Masyarakat di Mojokerto: Gosok Gigi sambil Hafalkan Lagu
BACA JUGA:SEGTA 2026 Usung 12 Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Energi Hijau ke Gili Iyang
Berdasarkan penuturan Sri Lestari, fasilitator LRIPM, masyarakat di Kampung Semanggi masih menggunakan teknik pertanian semanggi secara manual. Mereka banyak yang terkena pegal-pegal, terutama bagian punggung, dan encok.
"Belum lagi ketika kukunya sampai terkelupas. Lalu air yang digunakan untuk pengairan semanggi masih menggunakan air limbah rumah tangga. Itu jadi perhatian kami," ungkapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Andi Yulianto, salah seorang staf LRIPM yang mendampingi para mahasiswa di Kampung Semanggi, menyebut bahwa kegiatan pengabdian masyarakat internasional itu dimulai sejak 30 September hingga 6 Oktober mendatang.
“Nanti output-nya mereka diajak membuat sistem yang bisa diimplementasikan oleh pihak mitra. Entah dalam bentuk mesin atau sistem ekonominya,” katanya pada Harian Disway.

Teriknya matahari tidak membuat para mahasiswa loyo, justru makin semangat-Rossa Handini-Harian Disway
BACA JUGA:Pengabdian Masyarakat Internasional FTMM Unair
Kegiatan pengabdian masyarakat itu bertajuk Learning Express. Di Kampung Semanggi terdapat 35 petani semanggi dan 120 pedagang semanggi. Khususnya di RW 3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: