Biarkan Pekerjaan yang Berbicara

Biarkan Pekerjaan yang Berbicara

ILUSTRASI Biarkan Pekerjaan yang Berbicara.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Jika tujuannya memperkuat keamanan dan penegakan hukum, ukur pelayanan serta kepastian hukumnya. Jika tujuannya memperbaiki pelayanan publik, biarkan masyarakat merasakan hasilnya.

Dengan cara itu, publik tidak perlu sibuk menebak apakah reshuffle merupakan evaluasi, konsolidasi, atau sekadar pembagian panggung.

Pemerintah sendiri yang harus menjawabnya melalui hasil.

Sebab, pada akhirnya, rakyat tidak memilih pemerintah untuk melihat siapa duduk di kursi mana.

Rakyat menunggu pekerjaan negara selesai.

Maka, reshuffle 1 Oktober 2026 seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan siapa menggantikan siapa. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah setelah semua kursi berganti, apa yang akhirnya berubah bagi rakyat?

Jika jawabannya dapat terlihat dalam kebijakan, pelayanan, anggaran, hukum, energi, dan lapangan pekerjaan, reshuffle memiliki alasan untuk dipertanggungjawabkan.

Jika tidak, pergantian nama hanya akan menjadi pergantian panggung. (*)

*) Budi Sulistyono adalah anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: