Menjelajah Lautan Teduh (21): Keyakinan Faith
PEMERIKSAAN FAITH pada CT Scan di KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991, Sabtu 3 Oktober 2026.-DOAN WIDHIANDONO-HARIAN DISWAY-
Pelayanan kesehatan Satgas Terpadu Port Visit 2026 benar-benar menyentuh masyarakat. Mereka sangat terbantu. Meskipun, jalan panjang menuju kesembuhan di Vanuatu terasa cukup terjal.
BOCAH perempuan itu memandang kami dengan bola matanya yang bulat. Besar. Dia duduk, bersandar ngalem pada lengan Luciano, sang ayah.
Luciano adalah lelaki tegap berkulit gelap dengan rahang tegas. Tetapi, kegalauan tak benar-benar hilang dari raut lelaki berumur 34 tahun itu.
"Kaki anak saya ini sakit. Paha kanannya," ucap Luciano yang kami jumpai di depan instalasi radiologi di dek 2 KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991, Sabtu, 3 Oktober 2026, tersebut.
BACA JUGA:Menjelajah Lautan Teduh (20): Rekor 656 Pasien Dalam Dua Hari
BACA JUGA:Tim PkM Untag Surabaya Kembangkan Digital Heritage Tari Tradisional di Sanggar Mugi Lestari
Anaknya, bocah perempuan itu, bernama Faith. Jika diterjemahkan, nama itu bisa berarti keimanan. Atau keyakinan.
Siang itu, Faith sedang menunggu pemeriksaan dengan CT scan. Anda sudah tahu, Computed Tomography (CT) Scan adalah peranti sinar X untuk melihat bagian dalam tubuh. Mulai tulang, pembuluh darah, organ, hingga jaringan lunak lainnya.
Siang itu, yang mengatur pemeriksaan itu adalah dr Krisna SpRad. la dibantu oleh tiga radiolog. Yakni, Serda PnK Khairul Anwar Harahap, Serka Satriya Budhi Sejati, dan Afidul Barika.
Saat pemeriksaan sudah siap, Faith terlihat tabah memasuki ruang periksa. Dia juga manut tatkala diminta berbaring di tempat tidur di bawah "lorong" CT Scan. Dari ruang kontrol, dr Krisna terus memandu para radiolog. Sambil sesekali beranjak ke ruang periksa.

TIM RADIOLOGI Satgas Terpadu Port Visit 2026, dari kiri: Serka Khairul, Serka Satriya, Afidul Barika, dan dr Krisna.-Dok. dr Krisna-
Luciano pun tampak tabah menunggu pemeriksaan. Sesekali ia mengintip dari jendela kaca pada pintu logam ruang periksa. Di atasnya, lampu merah terus menyala. Tanda pemeriksaan sedang berlangsung.
"Sudah setahun ini kaki Faith sakit. Rasanya karena kena pukul adiknya," ujar warga Port Vila, Vanuatu, tersebut.
Ya, setahun silam, Faith bercanda dengan sang adik yang dua tahun lebih muda. Lalu, kakinya terpukul. Tak ada luka terbuka. Tak ada darah atau patah tulang. Tapi, kaki Faith sakit. Sampai susah berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: